Syarat Dan Cara Membuat Surat Izin Wisata

Syarat Dan Cara Membuat Surat Izin Wisata

Oranyenews.com – Merangkum dari beberapa sumber, terdapat beberapa Syarat Dan Cara Membuat Surat Izin Wisata. Hal ini tentunya bisa menjadi modal bagi anda yang ingin membuka usaha pariwisata baru.

Seperti yang diketahui, untuk beberapa wilayah di Indonesia, mempunyai peraturan atau bahkan persyaratan yang berbeda.

Namun untuk secara umum, biasanya anda harus mengurus tanda daftar usaha kepariwisataan.

Dan hal tersebut juga terbagi dalam beberapa jenis. Seperti halnya surat izin jasa informasi wisata, izin usaha perjalanan wisata, izin kawasan pariwisata, izin spa, informasi jasa wisata, dan sejenisnya.

Surat izin tersebut tentu harus diketahui dari jenis usaha wisata yang ingin anda buka. Sehingga nantinya surat yang dibuat lebih tertuju dan mengena pada apa yang dimaksud.

Syarat Dan Cara Membuat Surat Izin Wisata

Sebagai salah satu contoh untuk membuat Surat Permohonan izin usaha perjalanan wisata. Maka yang diperlukan dalam persyaratan pun sangat sederhana.

Syarat tersebut mencakup Foto Copy KTP, Foto Copy Izin Ganggguan, Foto Copy Akte pendirian perusahaan, Foto Copy NPWP/NPWPD, Profil perusahaan, surat tertulis dari pengusaha yang memberikan jaminan bahwa data beserta dokumen yang diserahkan benar dan absah.

Pada langkah pendirian usaha, disini anda juga dituntut untuk mengurus Izin gangguan atau yang lebih dikenal dengan istilah HO.

Surat Izin gangguan ini akan lebih baik di urus terlebih dahulu, sebelum pada akhirnya usaha yang anda kelola dijalankan.

Pasalnya, usaha yang nantinya berjalan mempunyai imbas pada lingkungan masyarakat. Khususnya pada area usaha yang akan dijalankan.

Syarat Mengajukan Izin Usaha Baru

Ada beberapa syarat yang diperlukan untuk bisa mengajukan surat izin usaha yang akan anda jalani. Hal tersebut mencakup :

  • Mengisi blanko permohonan yang sudah disediakan, kemudian dilengkapi juga dengan beberapa dokumen yang dibutuhkan. Dokumen yang dimaksud bisa mencakup Foto Copy KTP pemohon, Foto Copy Akta Notaris/Akta pendirian jika perusahaan berbadan hukum.
  • Foto copy hak milik tanah (sertifikat, letter C/D, Surat Keterangan dari desa), yang secara luas melingkupi lokasi usaha, luas, kelas, dan nomor persil.
  • Surat Kerelaan/perjanjian sewa/kontrak apabila tanah bukan milik sendiri yang disahkan oleh desa beserta camat, denah tempat usaha yang disahkan desa dan camat, dan juga foto copy IMB.

Demikianlah ulasan tentang Syarat Dan Cara Membuat Surat Izin Wisata. Semoga bisa membantu.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here