Cara Isi Ulang Pulsa Token Listrik Yang Hampir Habis

Cara Isi Ulang Pulsa Token Listrik Yang Hampir Habis

Oranyenews.com – Secara tidak sadar, Cara Isi Pulsa Listrik mungkin masih asing bagi pengguna baru.

Pasalnya mereka bingung dengan papan tombol dan juga bagaimana cara memasukkan token yang benar.

Seperti yang diketahui, untuk saat ini masyarakat yang menggunakan listrik dari PLN, sudah dialihkan dari meteran biasa (pasca bayar) menjadi berbentuk token (prabayar).

Sehingga untuk pembayaran, pengguna listrik hanya perlu melakukan isi ulang token yang sudah hampir habis. Tandanya ialah dengan terdengar bunyi pada meteran.

Cara Isi Ulang Pulsa Token Listrik Yang Hampir Habis

Sekarang ini, hampir sebagian besar rumah atau bangunan baru menggunakan litsrik prabayar.

Selain diklaim lebih praktis, pengguna pun bisa memperkirakan serta mengontrol secara langsung pemakaian listrik.

Dan untuk pengisian pulsa / token listriknya, pengguna bisa membeli di minimarket, konter pulsa, atau penyedia lain di lingkungan masing-masing.

Dari segi nominal, mulai dari Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 200 ribu, Rp 500 ribu, dan Rp 1 Juta. Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Cara Membeli Token Listrik

  • Datang ke konter atau minimarket terdekat dengan membawa kartu atau nomor meter.
  • Tunjukkan kartu tersebut pada penjual token, dan tentukan nominal yang akan dibeli.
  • Tunggu beberapa saat, dan token sudah bisa digunakan.

Cara Memasukkan Pulsa Token Listrik :

Ada beberapa langkah mudah untuk memasukkan token listrik yang sudah anda beli tadi. Untuk mempersingkat waktu, silahkan ikuti tutorial berikut :

  1. Pastikan anda sudah membeli token dan membawa pulang 20 digit nomer untuk diketik pada meteran.
  2. Ketik atau masukkan 20 digit angka kode token voucher tadi (nomer yang diterima ketika membali), kemudian diakhiri dengan menekan enter (anak panah melengkung ke kiri), umumnya tombol berwarna merah.
  3. Ketika ada kesalahan saat memasukkan kode token, maka anda bisa menggunakan tombol “backspace” (anak panah lurus ke kiri), fungsinya ialah untuk menghapus kesalahan dan memasukkan kembali kode atau angka yang benar.
  4. Jika sudah benar, maka dilayar akan muncul tulisan “Accept” atau “Benar” (keterangan tergantung dengan jenis meteran yang dipakai). Dengan demikian, kWh akan secara otomatis akan ditambahkan ke meteran.
  5. Namun jika dilayar muncul tulisan “Reject” atau “Salah”, hal tersebut berarti anda salah memasukkan kode, atau bisa jadi token PLN yang dibeli salah. Jika demikian, maka coba ulang langkah dari awal.

Sekedar untuk tambahan informasi, alasan membawa kartu pelanggan ketika membeli token sama halnya dengan membawa nomer ponsel untuk mengisi pulsa.

Sehingga ketika token diketikkan, maka tidak akan masuk jika digunakan pada meteran lain. Begitu pun sebaliknya, anda tidak bisa menggunakan token dari meteran orang lain.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here