Start-up Proptech Indonesia Berpeluang Menjadi Unicorn

0
144

ORANYENEWS- Revolusi digital telah melahirkan tech fever (demam teknologi) yang berdampak pada semua lini industri. Demam teknologi ini telah menyentuh semua lini bisnis di dunia. Namun demikian, industri properti termasuk yang paling belakangan ikut andil dalam revolusi digital ini.

Meskipun telah ada banyak inovasi seputar aplikasi digital properti (property technologies) yang berkembang saat ini, faktanyaproptech, atau biasa disebut juga realtech, belum benar-benar masuk ke dalam disrupsi digital itu secara signifikan.Padahal proptechjelas dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi yang spesifik untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi peluang baru dalam membangun, mengelola dan memasarkan properti.

Tidak banyak perusahaan rintisan digital nasional yang berani mengambil peluang bergerak di segmen proptech ini.Wajar saja proptechterbilang lebih telat menggeliat dibanding fintech (finance technolgies),  namun peluang perkembangan startup proptech di Tanah Air diprediksi akan pesat.

Menangkap peluang ini, Majalah Property Inside bergerak cepat dengan menghadirkan PropertyInside.id, start-up proptech yang menggabungkan tiga segmen utama kebutuhan informasi dan pemasaran properti. PropertyInside.id melihat peluang besar di industri proptech tanah air yang belum tergarap maksimal.

Direktur Eksekutif PropertyInside.id, Erwin J.Koto mengatakan bahwa peluang proptech di Indonesia tidak hanya seputar listing dan database semata. Masih banyak sektor lain di industri ini yang belum tergarap secara digital. Karenanya peluang start-upproptech menjadi unicornterbuka lebar mengingat potensi pasar industri properti yang sangat luas.

“Properti adalah bisnis yang memiliki banyak efek turunannya (multiplier effect), sementara ini kita melihat proptech masih berkutat pada listing dan database, padahal masih banyak sub-sektor lain yang bisa dikembangkan. Mulai dari arsitektur digital, design interior digital, sampai toko bahan bangunan digital masih sangat potensial untuk dikembangkan,” jelas dia.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan, PropertyInside.id yang diluncurkan ini mengambil peluang proptech di segmen informasi dan pemasaran. “Kami melihat ada peluang di segmen ini, ditambah lagi telah terjadi shifting pada industri media dan periklanan dari yang konservatif ke digital. Dan kami sangat siap menuju start-upunicorn di sektor proptech ini.”

PropertyInside.id hadir memberi khasanah baru pada tiga industri sekaligus, – properti, media dan periklanan. Selain menyuguhkan berita dan informasi seputar dunia properti, PropertyInside.id juga menyediakan forum jual beli properti yang dapat digunakan secara gratis oleh agen properti, developer, dan masyarakat luas yang ingin memasarkan propertinya. Di forum ini, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan calon pembeli.

“Selain itu, kami juga mengantisipasi disrupsi teknologi yang semakin masif ini dengan menyediakan teknologi Virtual Realty/3D untuk para developer untuk memudahkan marketing-marketingnya memasarkan unit-unit properti yang ditawarkan. Virtual Realty kami tidak hanya untuk menampilkan showunit atau rumah contoh saja, tetapi juga bisa untuk event-event besar seperti groundbreaking, launching produk atau gathering agent,” jelas Erwin.

Dirinya juga menjelaskan bahwa PropertyInside.id siap bersaing dalam era digital yang terus berkembang dewasa ini. Tidak hanya di tataran nasional, PropertyInside.id yakin mampu bertumbuh dan ikut bersaing dalam persaingan global bisnis proptech.

Proptech sendiri saat ini sedang bergerak pesat ke kawasan Asia Pasifik, India dan China masih menjadi leader di kawasan ini. Tahun 2017 lalu, perusahaan-perusahaan start-up proptech Asia Pasifik telah menerima suntikan dana sebesar USD 4,8 miliar.

“Dalam prosentasenya, jumlah ini adalah 60 persen dari USD 7,8 miliar dana yang dihimpun oleh perusahaan-perusahaan start-up proptech global mulai tahun 2013 sampai 2017. Jadi peluang besar untuk Proptech Indonesia dalam beberapa tahun ke depan juga akan sangat cerah,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here