Tips Inreyen Motor Habis Turun Mesin

Tips Inreyen Motor Habis Turun Mesin
Foto : Nusantara-Sakti

Oranyenews.com, Jakarta – Sama halnya dengan motor yang baru keluar dari dealer, untuk bisa membuat blok dan piston lebih awet, khususnya setelah diganti.

Bisa dilakukan dengan beberapa hal yang sederhana. Dalam hal ini, mungkin saja beberapa bengkel memppunyai saran yang berbeda. Akan tetapi, kesemuanya identik dengan tata cara inreyen yang benar.

Seperti yang disarankan oleh VB Motor selaku bengkel spesialis Yamaha Scorpio, dikutip dari GridOto, ada beberapa cara inreyen motor yang bisa dilakukan sendiri.

Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah caya pemakaian, yakni dengan inreyen dalam kehidupan sehari-hari.

“Cara inreyen pertama ini bisa dilakukan buat bikers yang enggak punya banyak waktu. Bisa dilakukan saat pemakaian harian,” ungkap Benny Ilham, punggawa VB Motor dikutip dari GridOto.com.

Akan tetapi, para pengemudi motor juga harus mempunyai kesabaran ketika inreyen motor. Khususnya pada saat dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

“Usahakan putaran mesin tidak lebih dari 5.000 rpm,” imbuh Benny.

“Kemudian saat membuka gas enggak boleh sembarangan, harus diurut,” ujar pria yang buka bengkel di Jalan Kemang Raya, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Bagaimana jika mempunyai motor cadangan? Maka cara yang bisa dilakukan pun lebih sederhana. Yakni dengan memanaskan motor paling tidak selama 15 menit.

“Caranya tinggal dipanaskan motor selama 15 menit, sebelum berangkat dan sepulang kantor,” lanjut Benny.

Supaya proses inreyen lebih maksimal, maka pengguna bisa menahan gas pada tingkat rpm tertentu. Sehingga gerakan piston lebih stabil.

“Supaya hasil inreyen maksimal, tahan gas pada 2.000 rpm,” terang Benny.

Ketika melakukan inreyen di rumah, maka anda pun harus menyediakan pendinginan. Seperti halnya penggunaan kipas angin atau blower.

“Minimal kipas angin, kalau ada blower lebih bagus lagi,” jelas Benny.

“Soalnya berbeda dengan dipakai harian, inreyen di rumah itu enggak ada asupan udara untuk mendinginkan mesin karena motor tidak diajak jalan. Jadi mesin rawan overheat,” imbuhnya.

Untuk zaman yang serba instan seperti sekarang, mungkin proses inreyen dirasa begitu rumit. Pasalnya teknologi pada mesin motor pun semakin canggih.

Akan tetapi, disamping dengan kecanggihan tersebut, proses inreyen masih tetap mempunyai manfaat. Baik untuk menjaga mesin tetap awet atau sejenisnya.

“Saya sudah mengalami sendiri, kalau blok dan piston yang di-inreyen terlebih dahulu lebih awet dan tahan panas,” tandasnya.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here