Ini Fungsi Kompon Setelah Cat Ulang Bodi Motor

Ini Fungsi Kompon Setelah Cat Ulang Bodi Motor

Oranyenews.com – Tidak sedikit orang yang masih bertanya tentang fungsi kompon setelah pengecatan body motor. Sehingga mereka pun berusaha mencari informasi yang sesuai.

Dibahas secara singkat, kompon (Compound) merupakan bahan yang mempunyai fungsi selayaknya amplas.

Akan tetapi, penggunaannya memang digunakan secara khusus untuk menghaluskan cat pada body motor ataupun mobil.

Banyak dari kalangan mekanik atau tukang cat body motor memanfaatkan kompon ini untuk meratakan (kulit jeruk), menghaluskan, atau bahkan membuat cat pada body motor lebih mengkilap.

Terlepas dari itu, manfaat dari kompon juga berguna untuk menyamarkan goresan, lecet atau lapisan cat yang sudah mulai pudar.

Ini Fungsi Kompon Setelah Cat Ulang Bodi Motor

Jika dibahas lebih lanjut, kompon sendiri terbagi dalam dua jenis. Yakni kompon kasar dan juga kompon halus. Keduanya pun mempunyai peranan yang cukup penting dalam merawat cat motor.

  • Kompon kasar : mempunyai tekstur lebih kasar, umumnya mempunyai warna kekuningan atau cokelat.
  • Kompon Halus : Tekstur sedikit lebih halus dan secara umum mempunyai warna putih seperti odol.

Nah, seperti apa fungsi kompon yang lebih detail? Jawabannya pun terbilang sederhana. Namun untuk penjelasan yang lebih lengkap, maka bisa anda simak pada daftar berikut :

1. Fungsi Kompon Kasar

Ketika anda mempunyai kendala dengan body motor, khususnya kondisi cat masih baru. maka untuk meratakan permukaan, bisa menggunakan jenis kompnon yang kasar ini.

Sebab, kompon kasar memang sangat sering dimanfaatkan untuk menghaluskan lapisan cat yang masih tidak rata. Seperti halnya kulit jeruk, bergelombang, dll.

Bisa dikatakan, jika anda menerapkan kompon kasar, maka permukaan cat akan lebih rata, dan juga membuat cat motor yang baru tersebut lebih mengkilap.

Akan tetapi, karena jenis kompon kasar ini mempunyai sifat mengikis. Maka sangat tidak baik juga digunakan berulang kali.

2. Fungsi Kompon Halus

Meski tidak mempunyai perbedaan yang cukup mencolok, namun penggunaan kompon halus lebih sering dimanfaatkan untuk perawatan. Seperti halnya menyamarkan goresan, lecet, buram, pudar, atau sejenisnya.

Dalam hal ini, kompon halus juga mempunyai sifat yang mengikis lapisan cat. Namun tidak sebanyak hasil pengikisan dengan kompon kasar.

Sekedar informasi tambahan, kompon ini mempunyai sifat seperti amplas. Sehingga tidak baik jika digunakan secara terus-menerus.

Bagikan Yuk..!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here