Mitsubishi XPANDER Raih Skor Keamanan 4 Bintang dari ASEAN NCAP

0
282
Mitsubishi Xpander (foto: Mitsubishi Motors)

ORANYENEWS, TOKYO- Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan bahwa MPV baru mereka, XPANDER, mendapat peringkat bintang 4 dari ASEAN New Car Assessment Program (NCAP).

XPANDER mulai dijual di Indonesia pada bulan September 2017. Model ini adalah MPV Mitsubishi pertama yang diuji oleh ASEAN NCAP. Secara keseluruhan, model tersebut memperoleh skor 71,66 poin.

Dalam kategori Perlindungan Orang Dewasa (Adult Occupant Protection), XPANDER mencetak 39,08 poin, 18,69 poin untuk Perlindungan Penghuni Anak (Child Occupant Protection) dan 13,89 poin untuk kategori Safety Assist Technologies.

MPV seven-seater ini memiliki dual airbags dan pengingat pada sabuk pengaman depan, baik untuk pengemudi maupun penumpang depan, sebagai standar.

Sebagai bagian dari komitmen Mitsubishi terhadap keselamatan, XPANDER dilengkapi dengan fitur Safety Assist Technology yang disebut Emergency Stop Signal, yang ditawarkan sebagai standar atau opsi, di negara-negara XPANDER dipasarkan. XPANDER juga dilengkapi dengan ISOFIX dan top tether.

Sekretaris-Jendral ASEAN NCAP, Ir. Dr. Khairil Anwar Abu Kassim mengatakan XPANDER merupakan MPV pertama yang diuji oleh ASEAN NCAP berdasarkan protocol baru untuk 2017-2020, dan menunjukan kinerja baik dalam penilaian yang lebih ketat ini.

“Ini menunjukan bahwa Mitsubishi Motors berdedikasi untuk menghasilkan mobil yang lebih aman untuk kawasan ASEAN sesuai dengan protocol keselamatan kami yang baru.”

Mitsubishi Motors telah melakukan dagang di Indonesia sejak berdirinya perusahaan tersebut pada tahun 1970an, dan memiliki hubungan yang kuat dengan mitra lokal di seluruh negeri.

Sebagai bagian dari komitmen Mitsubishi Motors Corporation terhadap ekonomi yang dinamis, XPANDER diproduksi di pabrik baru MMC di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Sejak XPANDER mulai dijual di Indonesia pada bulan September 2017, jumlah pesanan telah mencapai lebih dari 50.000 unit untuk tiga bulan pertama, melebihi target penjualan awal yakni 3.000-4.000 unit per bulan.

MMC berencana untuk mengirimkan XPANDER ke Filipina dari bulan Mei 2018, dan beberapa pasar ASEAN lainnya di tahun 2018.

ASEAN NCAP

ASEAN NCAP adalah tambahan baru untuk organisasi NCAP di seluruh dunia, yang bertujuan untuk meningkatkan standar keselamatan, meningkatkan kesadaran konsumen dan mendorong pasar untuk kendaraan yang lebih aman di kawasan Asia Tenggara. Ini adalah upaya kolaborasi yang dipimpin oleh Malaysian Institute of Road Safety Research (MIROS) dan Global NCAP, yang kemudian mendanai fase pilot project. ASEAN NCAP juga didukung oleh keanggotaan Asosiasi Otomotif dari Malaysia (AAM), Filipina (AAP), Singapura (AA Singapura), Kamboja (AAC) dan Thailand (RAAT). Komite Pengarah ASEAN NCAP (SC) saat ini diketuai oleh Ketua NCAP ASEAN, Prof. Dr. Wong Shaw Voon, dan Panitia Teknis (TC) yang diketuai oleh Sekretaris Jenderal ASEAN NCAP, Ir. Dr. Khairil Anwar Abu Kassim.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here