Viral Wanita Wonorejo Nyaris Jadi Korban Pemerkosaan

Viral Wanita Wonorejo Nyaris Jadi Korban Pemerkosaan
Ilustrasi / Foto : Jawapos

Oranyenews.com, Surabaya – Terdapat sebuah video yang menampilkan seorang perempuan tengah menangis menjadi viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu malam (27/11/2019) yang diketahui berlokasi di Wisata Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur.

Seperti yang diketahui, perempuan tersebut nyaris menjadi korban pemerkosaan. Dan untuk saat ini, kasus tersebut sudah masuk pada pendalaman pihak kepolisian.

Pernyataan dari Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Nana (nama samaran untuk korban), hampir saja menjadi korban pemerkosaan.

Sedangkan untuk terlapor dari perkara tersebut, tidak lain merupakan temannya sendiri. Yang sebelumnya diminta membantu Nana.

Untuk sebelumnya, Nana memang meminta tolong diantar untuk menjalani sesi wawancara kerja di kawasan Rungkut. Pasalnya, perempuan yang diketahui masih warga Semampir tersebut, tidak bisa mengendarai sepeda motor sendiri.

Ruth menjelaskan, jika keduanya bersama dari siang hingga sore. Yang pada akhirnya berada pada lokasi kejadian. ”Dari siang sampai sore,” jelas Ruth Yeni.

Kronologinya terjadi setelah Nana selesai menjalani wawancara kerja. Dalam hal ini korban tidak langsung diantar pulang oleh pelaku.

Pelaku mengajak Nana ke tempat wisata hutan mangrove. Dengan dalih untuk bertemu dengan temannya yang ada disana.

Mereka berdua (pelaku dan korban) tiba dilokasi sekitar pukul 20.30. Motor pelaku pun diarahkan pada tempat parkir yang sepi.

Awalnya, korban (Nana) tidak curiga dengan gerak-gerik pelaku. Hingga pada akhirnya tangan pelaku menggerayanginya.

Secara spontan Nana menepis tangan pelaku dan menolak tindakan yang sudah dilakukannya.

Dan ternyata, pelaku justru dengan terang-terangan memaksa Nana untuk berhubungan intim selayaknya suami istri.

Karena Nana ketakutan, ia sontak langsung berteriak dan meminta tolong. Sehingga ada beberapa warga yang menghampirinya.

Dari penjelasan yang diungkap oleh Ruth, teriakan Nana tersebut mengundang perhatian warga. Sehinga mereka berlari untuk mendekat.

Lantaran melihat beberapa orang datang, pelaku pun melarikan diri sembari membawa ponsel dan tas milik korban.

Lebih lanjut, Ruth menyebut jika pemerkosaan belum terjadi. Namun sudah ada tindakan perampasan.

”Pemerkosaannya belum sampai terjadi, tetapi sudah ada perampasan,” paparnya.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here