Videonya Viral, Dirut KAI : Saya Tidak Berpikir Macam-Macam

Videonya Viral, Dirut KAI : Saya Tidak Berpikir Macam-Macam

Oranyenews.com, Jakarta – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau Dirut KAI, Edi Sukmoro sudah angkat bicara untuk memberikan tanggapan terkait video yang viral diperbincangkan warganet.

Video tersebut trending mengenai pejabat yang diarak hingga yang dibuat dari karet ban dalam serta papan kayu ketika meninjau banjir pada area sekitar stasiun.

“Saya tidak punya pikiran macam-macam,” ujar Edi ketika meninjau korban banjir di sejumlah relasi Duri-Tangerang, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

“Yang penting kita menormalkan kembali supaya angkutan kereta api masih bisa diandalkan.” lanjutnya.

Hal tersebut ia sampaikan untuk memberikan tanggapan video pendek berdurasi 15 detik yang sontak viral diperbincangkan pada beberapa media sosial oleh warganet.

Video tersebut mempertontonkan seorang pria berseragam putih lengan pendek dan mengenakan topi hitam sedang memakai sepatu boots kuning tengah duduk di atas kursi.

Kursi tersebut berada di atas papan kayu dilekatkan pada beberapa ban karet dan ditarik oleh beberapa petugas. Terdapat petugas yang berjaket jingga, ada pula yang berjaket kuning.

Warganet menyebut jika pria yang diarak tersebut sebagai Dirut KAI Edi Sukmoro. Pada video dengan latar genting jawa tersebut, diperlihatkan pejabat dengan sampan mengarungi genangan banjir setinggi betis orang dewasa.

Untuk saat ini, video tersebut sudah banyak dibagikan netizen dengan tagar #Dirut KAI, serta masuk pada deretan trending topik tertinggi ketiga di Twitter.

Salah satu netizen, mempertanyakan kebenaran sosok yang diarak untuk meninjau banjir tersebut adalah Dirut KAI.

Beneran ini Dirut KAI ? Kalo beneran tolong Pak @erickthohir jajarannya di benahi. Malu2in banget Paaak…gawsah inspeksi kalo nyusahin begini…,” seperti dikutip dari cuitan @Umifarid71, Jumat (3/1/2020).

Netizen lain, juga menilai bahwa cara pejabat tersebut dalam meninjau banjir sangat berlebihan.

Ini manten sunat, evakuasi korban banjir ato iring2an Dirut KAI…? Salfok sama ketinggian air, yg cuma semata kaki…,” cuit @MINI21O4.

Menanggapi hal tersebut, Edi hanya memperhatikan satu hingga dua titik fasilitas serta aset perusahaan pelat merah yang rusak akibat banjir.

“Tidak hanya satu titik yang harus diperhatikan, termasuk stasiun yang mungkin terdampak seperti ini. Bukan hanya Daop 1 Jakarta, tapi fasilitas lain, dan saya tidak putus untuk berkeliling kemarin pun,” paparnya.

“Kalau hitungan pasti gampang, tetapi pasti sekarang tidak memikirkan hitungan dulu, bagaimana caranya melakukan evakuasi orang-orang terdampak. Kemudian memperbaiki jalur yang pada saat ini perlu diperiksa dulu kalau terjadi sesuatu, perbaikan dilakukan dulu,” lanjutnya.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here