Terkait Kasus MeMiles, Polda Jatim Panggil Keluarga Cendana

Terkait Kasus MeMiles, Polda Jatim Panggil Keluarga Cendana
Foto : Dok.Istimewa

Oranyenews.com, Jakarta – Pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) masih mendalami kasus investasi bodong MeMiles yang mempunyai omzet hingga ratusan miliar rupiah.

Untuk saat ini, penyidik menemukan dugaan adanya keterlibatan pihak dari anggota Keluarga Cendana.

Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Polisi, Luki Hermawan menyebut jika anggota Keluarga Cendana yang diduga terlibat tersebut mempunyai inisial AHS.

Akan tetapi, polisi masih belum mengetahui peranan yang bersangkutan pada kasus MeMiles tersebut.

“Saya ndak nyebutin lho ya, yang jelas ada (anggota Keluarga Cendana), namanya AHS dan mungkin hari Selasa (pekan depan) dipanggil, per hari ini sudah dilayangkan pemanggilan,” ucap Luki, di Mapolda Jatim, Kamis (16/1/2020).

AHS terseret karena namanya muncul pada berita acara pemeriksaan (BAP) dan disebut pada dalam pemeriksaan para tersangka dan juga saksi. Ia diduga telah menerima imbalan berupa mobil mewah dari PT Kam and Kam.

Menurut pemaparan Luki, selain dari AHS, istri yang bersangkutan serta salah seorang anggota Keluarga Cendana lain diduga juga terlibat dalam MeMiles. Mereka juga menerima imbalan mobil.

“Kita melakukan pemanggilan ini berdasarkan berita acara penyidikan, serta hasil dari digital forensik yang mana ada mengarah kepada inisial AHS dan istrinya, beserta seorang keluarganya yang menerima reward kendaraan mewah,” terang Luki.

Akan tetapi, Luki mengaku jika polisi tidak mau terburu-buru dalam menyimpulkan keterlibatan AHS di MeMiles. Ia pun akan menunggu hasil penyidikan, Selasa (21/1/2020).

“Kita belum tahu apakah AHS ini member atau nanti kita tunggu pemeriksaannya, yang jelas dia ikut di dalam mendapat reward dan kita akan menunggu hasil pemeriksaannya pada hari Selasa,” imbuh Luki.

Pada kasus tersebut, polisi sudah memanggil empat artis, yakni Eka Deli (ED), Mercello Tahitoe (MT) alias Ello, Adjie Notonegoro 9AN), dan Judika (J).

Akan tetapi, dari keempat nama tersebut, baru Ello dan Eka yang sudah memenuhi panggilan untuk pemeriksaan.

Diketahui, kasus investasi bodong MeMiles dibongkar oleh Direktoorat Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Pada kasus tersebut, polisi sudah menetapkan empat tersangka, yakni Kamal Tarachan (47), yang merupakan Direktur PT Kam and kam, Suhanda (52), yang bertindak sebagai manajer, martini Luisa sebagai motivator, dan Prima Hendika sebagai Kepala Tim IT MeMiles.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here