Rahmat Effendi: Tidak Masalah Dana Kemitraan Kota Bekasi Tidak Dicarikan

0
104
Rahmat Effendi
Rahmat Effendi

Untuk mengakhiri polemik sampah yang kian memanas antara Kota Bekasi dan DKI Jakarta, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk melihat langsung kondisi Tempat Pengelolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

“Yang tidak tahu, ya ga usah ngomong, supaya jelas duduk perkaranya. Makanya saya ngajak Gubernur (Anies) datang ke Bantargebang, dilihat dengan mata dan kepala sendiri kan enak. apa yang terjadinya disana,” ujar Pepen sapaan akrabnya kepada awak media, Senin (22/10/2018) di Plaza Pemkot Bekasi.

Rahmat Effendi

“Saya akan mengantar l, Pak ini kondisi yang Bapak lakukan di rakyat saya, 90 ribu jiwa itu. sekarang ikpas zona 4 udah ga ada. sekarang pengelolahan lindi itu zona 4 nya udah gak ada pengembangan. udah over capacity,” sambungn Pepen.

Lebih lanjut, terkait pernyataan Anies yang mengatakan seharusnya Kota Bekasi meminta dana hibah kepada Pemprov Jawa Barat, Pepen membalas sebaiknya Anies Baswedan memahami lagi sejarah hubungan DKI Jakarta dengan daerah-daerah sekitarnya, khususnya Kota Bekasi.

“Nah itu Pak Anies gak tau sejarahnya. Pak Anies harus tanya ke Pak Sekda, Pak Anies harus tanya ke Kepala-kepala Daerah di sekitar itu, bagaimana yang tadinya dianggap sebagai daerah penyangga, jadi daerah mitra. kenapa? Kan pemimpin harus tau history (sejarah). Memang Kota Bekasi itu administrasinya ke Jawa Barat, tapi kota bekasi ini punya penyumbang interaksi sosial yang luar biasa kepada DKI,” paparnya.

Pepen juga mengaku tidak masalah apabila dana kemitraan yang diusulkan Kota Bekasi tersebut tidak dicarikan oleh DKI Jakarta. Akan tetapi kata Pepen, akses kendaraan sampah DKI pastinya akan terganggu.

“Kalau tidak mau diberikan tidak apa apa, tapi kan akses (kendaraannya) nya jadi terganggu. Itu dana bantuan, jadi ga masalah, tapi kan ada tanggung jawab moral,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here