PA 212 Terbelah Sikapi Dukungan TGB kepada Presiden Jokowi

0
88

ORANYENEWS- Persaudaraan Alumni (PA) 212 terbelah dalam menyikapi sikap Gubernur NTB TGB Zainul Majdi dalam mendukung Presiden Jokowi dua periode. Ada yang ingin mencabut rekomendasi capres dan ada juga yang tidak mau. Seperti apa perdebatannya.

Juru bicara PA 212 Kapitra Ampera Novel Bamukmin mengaku kecewa dengan sikap TGB yang mendukung Jokowi 2 periode. Dia pun membuka cerita lama bahwa hanya segelintir orang dari PA 212 yang ingin TGB masuk rekomendasi calon presiden, kebanyakan tidak mau.

Dia pun menegaskan PA 212 akan mencoret nama TGB Zainul Majdi dari rekomendasi capres PA 212.

Beda pendapat dengan Novel Bamukmin, pengacara Habib Rizieq Kapitra Ampera menyesalkan pertanyaan rekannya sesama aktivis 212 tersebut.

Kapitra menegaskan PA 212 tak berwenang melakukan hal itu karena bukanlah partai politik.

“PA 212 tidak punya kewenangan untuk menyalonkan dan mencabut penyalonan TGB sebagai Presiden atau wakil presiden, karena PA 212 bukan partai politik dan PA 212 juga bukan subkordinat dari partai politik mana pun,” ujar Kapitra.

Lain itu, Kapitra juga mengatakan PA 212 tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Sehingga tidak ada rekomendasi capres atau cawapres yang sifatnya mengikat. Dia mengajak anggotaPA 212 untuk melakukan klarifikasi kepada TGB terkait keputusannya untuk mendukung Joko Widodo.

PA 212 juga tidak mempunyai kontrak politik yang mengikat partai politik agar menerima rekomendasinya untuk seseorang dicalonkan jadi presiden atau wakil presiden. Untuk itu saya imbau jangan terlalu berprasangka buruk dulu kepada TGB sesama muslim sudah sepantasnyalah kita mendahulukan klarifikasi atau tabayyun. Jangan langsung menyerang apa lagi mengeluarkan statement yang mendeskriditkan. Saya sebagai aktivis 212 menyesalkan pernyataan itu!” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here