Pilkada Serentak, PDI Perjuangan Menang 60% di Kabupaten/ Kota

0
103

ORANYENEWS- PDI Perjuangan ambruk di Jawa Barat dan Jawa Timur, tapi menang di Jawa Tengah. Sebenarnya, berapa perolehan kemenangan dan kekalahan PDI Perjuangan di Pilkada Serentak 2018. Pilkada serentak terjadi di 17 Provinsi dan 154 Kabupaten/Kota.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengungkapkan bahwa partainya menang di 7 wilayah di tingkat provinsi dan 91 wilayah dari 152 yang di Pilkada Serentak.

“Dari 17 Pilkada di tingkat provinsi, PDI Perjuangan dapat memenangkan di 6 daerah, Bali, Jateng, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Sulsel. Untuk Pertama kalinya Bali dipimpin kader Partai. Dari 6 provinsi tersebut terdapat 4 kader Partai yang menjadi gubernur dan 3 kader jadi wakil gubernur,” kata Hasto dalam rilisnya, Kamis 28 Juni 2018.

Sedangkan di tingkat kabupaten kota, dari total 154 Kab kota, PDI Perjuangan berpartisipasi di 152 daerah. Dari 152 yang diikuti menang di 91 (60%) daerah dan kalah di 59 daerah. Ditinjau dari kader yang terpilih di 91 daerah yang menang, kader yang menjadi kepala daerah 33 orang dan wakil kepala 38 orang.

“Kemenangan PDI Perjuangan berada di tingkat kabupaten kota. Yang menggembirakan jumlah kader Partai yang terpilih semakin banyak. Dengan demikian tolok ukur yang paling riil dalam pilkada ditentukan oleh jumlah kader yang berhasil menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah, sebagai buah dari proses pendidikan politik kader,” katanya.

Hasto mengatakan, penyelenggaraan Pilkada membuktikan PDI Perjuangan tetap memegang teguh komitmen politik berkeadaban karena menang atau kalah dalam pilkada bukanlah kiamatnya demokrasi.

“Kami selalu ingat pesan Ibu Megawati bahwa menang dan kalah hanya 5 tahun. Kalah kita perbaiki diri dan menang jangan korupsi sehingga keadaban jangan dikorbankan karena Demokrasi harus menjadi ukuran peradaban politik Indonesia.”

Fokus utama Partai saat ini, kata Hasto, adalah persiapan pileg dan pilpres. “Jumlah kader yang menjadi kepala dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan telah meningkat secara signifikan dari 214 pada 5 tahun sebelumnya, menjadi 345 orang. Prestasi dan kinerja para kader ini yg akan menjadi wajah partai dalam memenangkan pileg dan pilpres. Pileg dan Pilpres di depan mata, di situlah konsentrasi utama kami saat ini”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here