5 Fakta Titiek Soeharto Loncat ke Partai Berkarya

0
65

ORANYENEWS- Politikus Partai Golkar Titiek Soeharto memutuskan untuk pindah dari Partai Golkar dan masuk ke Partai Berkarya yang dibesut adik kandungnya sendiri, Tommy Soeharto. Titiek menjadi anggota keluarga Soeharto terakhir yang keluar dari partai beringin tersebut.
Setidaknya ada 5 fakta terkait keterlibatannya hingga keluar dari Partai Golkar. Berikut catatannya:

1. Jadi Wakil Rakyat Yogyakarta

Titiek Soeharto sangat jarang muncul di publik, terkecuali saat mengunjungi korban Merapi tahun 2006 dan saat membawakan acara pertandingan Piala Dunia tahun 2006 di SCTV.

Putri Soeharto berumur 57 tahun itu juga tercatat sebagai Ketua DPP Golkar Bidang Tani dan Nelayan di era kepemimpinan Aburizal Bakrie.

Tahun 2014, mantan istri Prabowo Subianto itu mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Yogyakarta dengan nomor urut 1. Dia berhasil menggeser sejumlah nama top di Yogyakarta seperti Gandung Pardiman dan Rahmad Pribadi.

Titiek yang didukung sang kakak, Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut berhasil melaju ke DPR dan menjabat sebagai anggota Komisi IV dan Wakil Ketua BKSAP.

2. Tommy Calon Ketum Golkar

Di tengah aktivitas Titiek Soeharto di Partai Golkar. Sang adik ternyata berminat maju sebagai ketua umum Partai Golkar pada Munas tahun 2016 lalu. Tommy Soeharto bersaing dengan Ade Komarudin dan Setya Novanto.

Tidak diketahui secara jelas bagaimana dukungan Titiek kepada sang adik, namun dalam sebuah wawancara tersirat bahwa dirinya kurang mendukung.

“Hemmm, saya nggak bisa bicara atas nama dia. Kamu tanya sendiri saja,” kata Titiek Soeharto di Nusantara IV, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

“Kalau saya mana yang terbaik buat Golkar. Kalau memang konstituen menghendaki ya sudah, bisa ya didukung,” katanya.

Pada akhirnya, hanya dua calon kuat yang melaju yaitu Ade Komarudin dan Setya Novanto. Nama Tommy Soeharto tidak muncul dalam putaran final.

3. Titiek Calon Wakil Ketua MPR

Di tengah adiknya, Tommy Soeharto berjuang mendirikan Partai Berkarya di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karir Titiek Soeharto tampak moncer di Partai Golkar. Saat terjadi kocok ulang di pimpinan DPR dan MPR, dampak dari diterbitkannya UU MD3. Nama Titiek muncul sebagai kandidat kuat dari Partai Golkar untuk mengisi wakil ketua MPR.

Titiek Soeharto disebut menggantikan Mahyudin, Wakil Ketua MPR dari Partai Golkar sebagai kompensasi mundur sebagai Caketum di Munaslub Partai Golkar melawan Airlangga. Tapi itu dibantah Titiek, dan menyebut bahwa pencalonan dirinya sebagai wakil ketua MPR adalah masalah keterwakilan perempuan.

Namun, tidak ada alasan yang cukup kuat sesuai UU MD3 untuk menggantikan Mahyudin dari kursi MPR. Di tengah proses tersebut, ternyata kesabaran Titiek Soeharto sudah habis dan memilih meninggalkan Partai Golkar.

4. Bergabung ke Partai Berkarya

Senin 11 Juni 2018 menjadi waktu yang dipilih Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto untuk mengumumkan kepindahannya dari Partai Golkar ke Partai Berkarya, yang dipimpin adiknya, Tommy Soeharto.

“Saya Sedih. Saya ingin menjerit untuk protes dan menyuarakan hati nurani rakyat! Tapi saya tidak dapat melakukan hal itu karena saya sebagai orang Golkar, partai pendukung pemerintah. Seharusnya Golkar sebagai partai besar, sebagai pendukung dan sahabat yang baik, harus bisa memberi masukan mana hal-hal yang baik dan yang buruk kepada pemerintah, tidak hanya mengekor dan ABS (asal bapak senang)”.

“Saya adalah anak biologis Presiden Soeharto! Saya tidak bisa berdiam diri untuk tidak menyuarakan jeritan rakyat,” tegas Titiek.

“Saya memutuskan keluar dari Partai Golkar dan memilih memperjuangkan kepentingan rakyat melalui Partai Berkarya,” imbuhnya.

“Saya mohon pamit kepada teman-teman di DPR, terima kasih untuk persahabatan dan kebersamaan kita selama ini… baik di Komisi IV, BKSAP, maupun saat di rapat paripurna. Saya pasti akan merindukan saat kebersamaan kita… doakan kita bertemu lagi tahun depan.. I SHALL RETURN!!” ucapnya.

5. Mundur dari DPR

Dengan keputusannya tersebut, berarti Titiek Soeharto harus mengundurkan diri sebagai anggota DPR dari Partai Golkar di sisa masa jabatannya sebagai anggota komisi IV dan Wakil Ketua BKSAP.

Lalu, siapa yang menggantikan Titiek. Diperkirakan yang menggantikan Titiek Soeharto adalah Gandung Pardiman, politikus ternama Golkar di Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here