BMI Lebarkan Sayap Partai hingga ke Taiwan

0
50

ORANYENEWS- Organisasi sayap partai PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI) terus melakukan penggalangan dan perekrutan kader. Kali ini, BMI mulai menjamah luar negeri yaitu, Taiwan.

Pada hari Minggu, 6 Mei 2018, Sekjen DPP BMI H.Antoni Wijaya secara resmi melantik 19 orang Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN) Banteng Muda Indonesia Taiwan. Pelantikan PPLN BMI Taiwan yang dihadiri ratusan anak-anak muda asal Indonesia yang saat ini bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu diselenggarakan di Taoyuan Fu Ni Kwan, Taipei.

Dalam kesempatan itu Sekjen DPP BMI H.Antoni Wijaya mengatakan, pihaknya sengaja jauh-jauh hari membangun komunikasi dengan sejumlah warga negara Indonesia yang saat ini bekerja di luar negeri, salah satunya Taiwan.

Menurut Antoni, Taiwan adalah salah satu negara tujuan para tenaga kerja dari berbagai negara. Bukan  hanya warga negara Indonesia saja yang saat ini membanjiri Taiwan, negara luar lainnya pun kini juga sudah banyak yang bekerja di sektor industri di negara Taiwan.

“Jadi kita melihat TKI kita yang saat ini ada di Taiwan ini sangat memiliki potensi. Di Taiwan jumlah TKI kita ada sekitar 300 ribu dan jumlah Imigran itu tercatat sekitar 230 ribu orang. Artinya Taiwan ini memiliki potensi sangat besar sekali,” kata Antoni Wijaya di Taipei, Senin 7 Mei 2018.

Ia berharap, pengurus PPLN BMI Taiwan yang baru saja dilantik dapat menjadi wadah komunikasi seluruh TKI yang saat ini berada di Taiwan. Sebab, Indonesia saat ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan. Kendati demikian, hubungan ekonomi antara Indonesia dengan Taiwan saat ini sangat baik. Sehingga di Taiwan Pemerintah Indonesia telah membuat Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) yang juga berfungsi sebagai kantor perwakilan Republik Indonesia di Taiwan.

“Ini yang menjadi tugas utama Banteng Muda Indonesia Taiwan, BMI Taiwan harus bisa menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia yang saat ini berada di Taiwan untuk bersama-sama menjaga nama baik Indonesia, tentunya dengan memperkenalkan budaya timur yang menjadi khas kita, tentu juga harus tetap dijaga,” ujarnya.

Lebih jauh ia katakan, BMI PPLN Taiwan harus mampu menjadi penyambung aspirasi para TKI yang saat ini bekerja di Taiwan dengan pemerintah Indonesia. Sebab, lanjut Antoni, warga negara Indonesia yang saat ini bekerja di luar negeri atau TKI adalah salah satu penyumbang devisa terbesar pada negara.

“Tolong jaga nama baik Indonesia di sini. Dan tugas anda juga adalah menyambung aspirasi masyarakat Indonesia yang ada disini. Sebagai organisasi sayap partai, kalian bertugas menjadi matanya partai, telinganya partai dan ototnya partai,” kata Antoni.

Usai melantik pengurus BMI PPLN Taiwan, Antoni Wijaya bersama pengurus BMI PPLN Taiwan diundang oleh Anggota Legislator Taiwan yang konsen di bidang Pekerja Asing dan Imigran, Lin Li-Chan. Dalam kesempatan itu Lin Li-Chan pun mengapresiasi atas dibentuknya organisasi sayap PDI Perjuangan, BMI PPLN Taiwan itu. Ia berharap dengan dibentuknya BMI PPLN Taiwan itu dapat meningkatkan kerjasama ekonomi yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara Taiwan dan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here