PDI Perjuangan: Pendidikan Indonesia Harus Jebol Paham Bertentangan dengan Pancasila

0
127
Megawati dan Sekjen PDIP Hasto Kristatianto

ORANYENEWS- Memperingati Hari Pendidikan Nasional, PDI Perjuangan menilai pendidikan Indonesia harus mampu menahan bahkan menjebol paham-paham yang radikal, sektarian, bertentangan dan berpotensi mengancam kehidupan Pancasila.

“Dengan berbagai persoalan pembelahan identitas yang mengikis rasa persatuan sebagaimana terjadi saat ini, maka kita sangat memerlukan pentingnya pendidikan kebangsaan. Pendidikan kebangsaan ini berpijak pada rasa cinta tanah air, budi pekerti, dan berorientaai bagi lahirnya manusia unggul lahir dan batin sebagaimana menjadi ciri Taman Siswa,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto dalam pernyataannya, Rabu 2 Mei 2018.

Menurut Hasto, Pendidikan Indonesia harus mampu menjebol berbagai paham sektarian, radikalisme, dan berbagai hal yang bertentangan dengan Pancasila. Politik pendidikan, lanjutnya, harus mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun peradaban, dan melahirkan kesadaran menjadi manusia yang bertanggung jawab, sebab pendidikan adalah alat pembebasan dari berbagai keterbelakangan.

Hasto mengungkapkan, tokoh pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara adalah tokoh dikenal amat dekat dengan Bung Karno. Bahkan sebelum Beliau wafat, Ki Hadjar Dewantara berpesan kepada Bung Karno agar gelora Taman Siswa terus hidup, bersemi dan berkembang di Indonesia Raya, sebagai metode pendidikan yang menekankan pada: Rasa Cinta Tanah Air, Cinta Kebudayaan Nusantara, dan Cinta pada Alam Lingkungan Hidup. Dalam Taman Siswa juga diajarkan dasar kepemimpinan dan bagaimana membangun teladan dalam kehidupan yang berpijak pada budaya bangsa.

PDI Perjuangan, lanjut Hasto, mengajak seluruh warga bangsa agar mengembalikan ingatan Taman Siswa sebagai metode pendidikan khas Indonesia. Banyak tokoh dan seniman besar lahir dari Taman Siswa seperti Seniman Betawi Benyamin S, Butet Kertaradjasa, Ateng, dan tokoh pendidikan ternama Ki Said Reksohadiprodjo.

“Dari Taman Siswa kita belajar bagaimana sebuah pendidikan bisa membangun kehidupan dengan dasar paling awal ‘Kesadaran Cinta Tanah Air’, dan dari sinilah konsep sebuah bangsa bisa dibangun,” katanya

PDI Perjuangan Dukung Pendidikan Digital

Dalam kesempatan itu, PDI Perjuangan memberi dukungan terhadap upaya pengembangan platform pendidikan digital seperti ruang guru, coursera, dll.

“Partai menjadi pendorong pembaharuan dan penggerak intelektualitas di tengah-tengah masyarakat. Dengan platform digital, maka pendidikan untuk semua yang berkeadilan dapat dihadirkan”.

PDI Perjuangan juga berharap agar kualitas guru terus dapat ditingkatkan. “Kaum guru mesti digerakkan, diperhebat kualitasnya, dan ditingkatkan kesejahteraannya. Guru harus direkrut dari tenaga2 pendidik yang paling hebat dan memiliki kematangan budi pekerti, ketrampilan pengajaran, serta kepemimpinan intelektual sesuai bidangnya”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here