Radar Bogor Sebut Mega ‘Ongkang-Ongkang Kaki’ Aji Jakarta Minta Media Jaga Independensi

0
109

ORANYENEWS- Kantor berita Radar Bogor didemo ratusan massa kader PDI Perjuangan. Mereka tidak terima Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati didiskreditkan dengan berita bertajuk “Ongkang-Ongkang Kaki Dapat Rp112 Juta”.

Akibat demontrasi tersebut, kekerasan pun tak terhindarkan terjadi di kantor berita tersebut.

Baca Juga: Ini Isi Berita Radar Bogor yang Menyerang Megawati

Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani berharap semua media, termasuk Rada Bogor menjaga independensi dan mematuhi kode etik jurnalistik.

“Mengimbau semua media menjaga independensi dan mematuhi kode etik jurnalistik,” kata Asnil dalam rilisnya.

Aji juga mengimbau media di bawah naungan Jawa Pos Grup tersebut agar memberikan hak jawab kepada PDI Perjuangan yang telah dirugikan secara pemberitaan.

“Mengimbau Radar Bogor memberikan ruang hak jawab kepada PDIP,” katanya.

Meski begitu, Aji juga mengutuk terjadinya kekerasan dalam memprotes pemberitaan, pasalnya ada jalur yang bisa ditempuh yaitu melalui Dewan Pers.

“Keberatan atas pemberitaan harus diselesaikan sesuai Undang-Undang No 40/1999 Tentang Pers,” katanya.

Dia juga berharap aparat kepolisian dalam mengusut dan menindak siapa saja yang melakukan aksi kekerasan dalam peristiwa tersebut.

SHARE
Previous articleTips Bagi-Bagi Uang Lebaran
Next article“Mega Itu Ibu Kami, Bukan Sekedar Ketua Umum”
Djoko Ari Wibowo
Reporter Oranyenews.com Panggilan akrabnya adalah Djoko. Merupakan alumni Universitas Pelita Harapan tahun 2010. Sejak lulus Djoko bekerja di portal media milik jawapost group. Namun diawal tahun dia bekerja ada pergolakan di hatinya yang merasa pekerjaannya sebagai wartawan suatu pengabdiannya untuk membokar kasus kasus permasalahan di negri tercinta ini (Indonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here