Pendukung Prabowo Masuk Istana, Ini Kiprah Ali Mochtar Ngabalin

0
284

ORANYENEWS- Jelang pemilu biasanya banyak politisi yang pindah partai hingga pindah barisan pendukung dari tadinya lawan menjadi kawan atau sebaliknya. Salah satu yang mencolok adalah masuknya politikus Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin menjadi salah satu staf Presiden. Seperti apa kisah Ali Mochtar Ngabalin?

Berikut daftarnya:

1. Menuding Jokowi-JK Otoriter

Siapa tak kenal dengan sosok Ali Mochtar Ngabalin. Mantan anggota DPR ini pada pemilu 2014 merupakan pendukung Prabowo Subianto. Kala itu, dia kerap kali mengeluarkan pernyataan yang pedas tentang rival Prabowo, Joko Widodo.

Yang terekam adalah dua pernyataannya saat hasil pemilihan presiden memenangkan Jokowi dan Prabowo mengajukan gugatan ke MK, Ngabali memberikan pernyataan keras saat halal bihalal pendukung

“Perjuangan yang kita lakukan tidak berhenti sampai di sini dan kita mendesak Allah SWT berpihak kepada kebenaran, berpihak kepada Prabowo-Hatta ,”.

“Kita gemas, kapan Tuhan turunkan. Kita desak Allah turunkan bala tentaranya tolong Prabowo.”

Kemudian pernyataan lainnya, saat MK menolak seluruh butir gugatan Gerindra pada 21 Agustus, Ngabalin melontarkan tudingan tak berdasar.
“Jokowi dan Jusuf Kalla manusia otoriter, mari kita menggunakan kekuatan 67 juta rakyat indonesia menjadi penguatan seimbang,” kata dia.

2. Suka Pindah Partai

Ali Mochtar Ngabalin dikenal saat menjadi anggota DPR Komisi I DPR 2004-2006 dari Dapil Sulsel II. Saat itu dia wakil dari Partai Bulan Bintang (PBB), karena PBB tidak cukup kursi membentuk fraksi sehingga harus bergabung dengan Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Pelopor, sehingga terbentuklah fraksi Bintang Pelopor Demokrasi.

Pada pemilu selanjutnya, suara PBB tersungkur dan Ngabalin gagal melaju ke Senayan. Dia pun bertarung dengan MS Kaban memperebutkan kursi Ketua Umum, namun kalah.

Tahun 2009 dia menjadi juru bicara Jusuf Kalla yang maju sebagai Capres, kemudian tahun 2010 diperkenalkan sebagai kader Partai Golkar hingga saat ini.

3. Pembela Habib Rizieq

Saat masih menjadi anggota DPR dari PBB, Ngabalin kerap kali membela Habib Rizieq dalam kasus penyerangan FPI terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Keberagaman dan Keyakinan (2008) yang salah satu korbannya adalah Guntur Romli, yang aktif sebagai pendukung Ahok di DKI.

Saat Habib Rizieq ditahan karena perbuatan anak buahnya, Ngabalin menjenguk dan membelanya.

4. Mendadak Masuk Istana

Lama tak terdengar mendadak Ali Mochtar Ngabalik diangkat sebagai juru bicara Presiden Jokowi, orang yang dulu diperanginya.

Ngabalin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPP Golkar itu nantinya akan bekerja di bawah koordinasi Deputi IV Kepala Staf Presiden (KSP), Eko Sulistiyo.

Lalu, bagaimana kiprah Ali Mochtar Ngabalin untuk mendukung Jokowi di pemerintahan? Ikuti tindak tanduknya di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here