Airin Minta BKPRMI Jaga Masjid dari Paham Radikal

0
360

ORANYENEWS– Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diany berpesan agar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Tangerang Selatan agar menjaga masjid-masjid dari paham radikal.

Harapan tersebut disampaikan Airin saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Dewan Pengurus Daerah BKPRMI Tangerang Selatan di Plaza Rakyat Pemkot Tangsel, baru-baru ini.

Menurutnya, pemuda dan remaja masjid harus menjadi teladan bagi masyarakat di sekitarnya, menjaga ahlak, dan utamanya masjid dari paham-paham yang dapat merusak agama dan masyarakat.

 

Selain dihadiri Walikota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany, SH, MH, Ketua Umum DPP BKPRMI H. Said Aldi Al-Idrus, DPW BKPRMI Propinsi Banten Sekretaris Umum Jemy, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) BKPRMI H. Abdul Rosyid, S.Ag, Kepala Kemenag Tangsel Ust. Abdul Rozak, MA, Kepala Bappeda Tangsel H. Yahya Sutaimi, Kabid Pendidikan Tangsel H. Hamdani, Ketua KPU Kota Tangsel Moh. Subhan, Karang Taruna Tangsel, KNPI Tangsel, OKP Sekota Tangsel, dan Ketua Irma sekota tangsel.

Pesan selanjutnya disampaikan DPP BKPRMI H. Said Aldi Al-Idrus, dia mengatakan bahwa generasi pemuda remaja sedang dirusak Narkoba dan pornographi, untuk itu pemuda remaja masjid harus menjadi benteng, agar pemuda di lingkungannya masing-masing terhindar dari kerusakan tersebut.

Selain menjadi benteng, remaja masjid juga harus berupaya melawan dan memeranginya dengan berbagai cara, seperti kegiatan dan seterusnya. Pemuda remaja masjid harus menjadi tauladan agar selalu melakukan shalat berjamaah lima waktu, penuhi masjid mulai dari shalat shubuh.

Diketahui, Tangerang Selatan merupakan wilayah yang seringkali terjadi penangkapan terorisme. Tercatat, terdapat 11 peristiwa penangkapan terorisme di Tangerang Selatan sejak tahun 2005-2016. Pelaku terorisme menjadi kawasan penyangga Ibu Kota ini sebagai lokasi yang strategi untuk bersembunyi.

Tercatat puluhan orang yang terkait dengan jaringan terorisme ditangkap, hingga ditembak karena melakukan perlawanan. Dari buronan terkait pengeboman hotel di JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton, hingga teroris yang paling diburu di Asia Tenggara, yaitu Dulmatin.

Dari jaringan internasional, yaitu ISIS, jaringan teroris lama, hingga jaringan teroris baru, seperti pelaku bom buku, juga ditangkap di wilayah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here