Pilkada Kabupaten Dairi Diduga Diwarnai Pelanggaran Oleh ASN

0
507

SIDIKALANG – Pilkada Kabupaten Dairi yang sedianya digelar serempak dengan pilkada lain diseluruh Indonesia pada 27 Juni 2018 mendatang tidak terlepas dari dugaan kecurangan yang diduga dilakukan salah satu paslon dengan cara menggubakan Aparatur Sipil Negara untuk menpengaruhi pemilih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Dairi, Sebastianus Tinambunan mengungkapkan telah memanggil dua oknum camat yang melakukan kampanye di Pilkada 2018 ini.

Dua oknum camat tersebut yakni, Camat Siempatnempu Lamasi Sihombing dan Camat Sumbul Tingki Simamora.

Sebastianus mengatakan telah memberikan sanksi berupa peringatan tertulis dan sanksi penundaan pangkat.

“Udah, udah kita proses. Kalau salah, tetap salah. Sudah kita jatuhkan hukuman secara tertulis. sesuai peraturan ASN. Ada dua itu. Camat Sumbul yang sudah kita tangani. Siempatnempu juga,” kata Sebastianus Tinambunan, Kamis (12/4).

Sebastianus menjelaskan dua oknum camat tersebut terbukti melanggar paraturan lewat bukti foto dan video berkampanye untuk nomor urut 1, Depriwanto Sitohang-Azhar Bintang.

Diketahui, Arih Yaksa Bancin tim pasangan calon dari nomor urut 2, telah mengadukan hal ini ke Panitia Pengawas Pemilih sebanyak dua kali.

Sementara itu, Pengacara Rakyat Poltak Agustinus Sinaga SH mengatakan bahwa statmen yang dikeluarkan oleh Sekda teekait ASN yang ikut mendukung salah satu kandidat secara terbuka sudah diberi sanki berupa penundaan pangkat dinilai Poltak merupakan statmen banci lantaran sanksi tersebut tidak jelas dan mengada-ngada.

Poltak melanjutkan, seharusnya sanksi pencopotan dinilai lebih layak diberikan kepada ASN yang dengan terang mendukun salah satu paslon.

” Dari fakta yang ada jelas ada beberapa oknum camat yang noyabennya ASN mengajak warganya untuk memilih salah satu Paslon di Pilbup Kabupaten Dairi. Harusnya kejadian ini bisa dijadikan sebagai tolak ukur idependensi ASN diseluruh Indonesia menghadapi Pilkada serempak 2018 ini,” ujar Poltak.

Poltak menambahkan, dirinya tidak mengerti apa yang ada dibenak Sekertaris Daerag Kab Dairi, hingga hanya memberikan sanksi penundaan pangkat yang tidak dijelaskan batas waktunya.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here