Sebut Kitab Suci Fiksi, Lakpesdam NU Sebut Rocky Gerung Bermain Api

0
293
Rocky Gerung

ORANYENEWS- Pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Kitab Suci adalah fiksi mendapat tanggapan serius dari Lakpesdam PWNU DKI Jakarta. Badan organisasi otonom PWNU DKI ini meminta dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) itu tak bermain api.

“Rocky Gerung bermain api dengan menyatakan bahwa bahwa kitab suci adalah fiksi. Pernyataan mengeneralisir tersebut harus diperjelas dengan menyebutkan Kitab Suci mana yang fiksi,” tegas Okan Darsyah, Wakil Ketua Lakpesdam PWNU DKI Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Okan mengatakan umat Islam juga memiliki Kitab Suci bernama Al Quran. Bagi umat muslim di dalan Al Quran terdapat kisah, ajaran mengenai eskatologi, surg dan neraka. “Jika definisi Rocky Gerung beranggapan bahwa fiksi adalah yang belum terjadi atau dialami, maka konsep surga dan neraka dalam Quran adalah bukan sesuatu yang baru ada setelah kiamat, melainkan sudah ada sejak dulu kala dan ada saat ini,” katanya.

Diriwayatkan bahwa Rasul pernah menyaksikan surga dan neraka saat melakukan Isra dan Miraj. “Dikisahkan juga dalam Quran bahwa Nabi Adam sebelum diutus ke dunia beliau berada di surga. Lalu bila semua kisah tersebut disetarakan dengan fiksi atau kisah rekaan belaka, maka pernyataan Rocky Gerung tegas-tegas telah mencoba mengguncangkan keimanan umat Islam indonesia di depan publik melalui ILC,” urainya.

Jika kemudian yang dimaksud oleh Rocky Gerung (RG) bahwa yang fiksi adalah yg belum dialami secara personil, maka RG terjebak pada empirisme belaka untuk memperoleh suatu kebenaran ilmu pengetahuan.

“Hal yang wajar bila banyak seorang empiris yang kemudian menjadi atheis, padahal pendekatan untuk memahami kitab suci tidaklah cukup dengan epistemologi empiris belaka,” tegasnya.

Dia mencontohkan eorang muslim mengimani adanya Surga dan Neraka melalui kebenaran kitab suci Alquran yang disampaikan Muhammad Rasulullah sebagai seorang manusia yang maksum (terjaga dari kesalahan) dan diakui kesalehan serta keluhuran pribadinya oleh masyarakat yang hidup di zamannya.

Maka dari itu, dia menegskan bahwa Rocky harus memerinci dan mempertegas pernyataannya tersebut, agar umat muslim di Indonesia tidak tersesat dengan ucapannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here