Cerita Persahabatan Gatot Nurmantyo dan Tomy Winata

Tomy Winata dan Gatot Nurmantyo (foto: Ist)

ORANYENEWS- Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengungkapkan kedekatan dirinya dengan pengusaha Tomy Winata. Bahkan, dia mengaku persahabatannya dengan Tomy Winata melebihi dari yang lain.

Perihal persahabatan keduanya diulas Tempo Minggu 1 April 2018 bertajuk “Kawan Seiring Sepenanggungan”

“Persahabatan saya dan dia melebihi yang lain,” ungkap jebolan akmil 1982 tanpa sungkan menyebut sahabat dekatnya itu saat bertamu ke Tempo.

Gatot menceritakan awal perkenalannya dengan Tomy Winata saat dirinya baru 6 bulan lulus Akmil di Magelang. Saat itu dia ditugaskan menjadi ajudan Edi Sudrajat yang saat itu menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer III Siliwangi.

Saat itu,  Edi membawa pemuda Tionghoa yang tengah merintis usaha, saat itu Tomy Winata berusia 25 tahun. Ke mana-mana Tommy Winata muda selalu naik sepeda motor. Kala itu,  Tomy berjualan bahan bangunan dan mengerjakan berbagai proyek tentara.

“Ini Tomy, saya akan didik,” kata Gatot menirukan Jenderal Edi Sudrajat yang meninggal pada 2006. Saat itu, Edi mentakub terkesan pada Tomy yang konsisten membela teman.

Di tengah Gatot meniti karir di kemiliteran, Tomy Winata, melanjutkan ‘karir’ di dunia usaha. Bisnisnya pun semakin lama kian moncer.

Gatot menceritakan, saat Jenderal (purn) Edi Sudrajat menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat, pada 1988, Tomy membeli saham Bank Propelat. Bank Propelat awalnya hanya dimiliki Yayasan Kartika Eka Paksi, yang berada di bawah TNI Angkatan Darat. Kemudian Bank inilah yang menjadi cikal-bakal Bank Artha Graha, bisnis utama Tomy Winata.

Selang beberapa bulan setalh akuisisi Bank Propelat, Tomy mengambil alih saham PT Jakarta International Development, perusahaan yang mengelola Hotel Borobudur. Dalam transaksi ini, Tomy kembali berkolaborasi dengan Yayasan Kartika Eka Paksi, yayasan Angkatan Darat.

Selang empat tahun kemudian, keduanya kembali berekspansi dengan membeli sebuah lahan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang kini menjadi sentral bisnis di pusat Jakarta bernama SCBD (Sudirman Central Business District)  Riset Ernst & Young, seperti dikutip Human Rights Watch, menaksir nilai aset kawasan tersebut beserta pengembangannya saat dibeli mencapai USD 3 juta.

Selanjutnya, kolaborasi keduanya pun semakin luas menguasai sejumlah usaha seperti kehutanan, konstruksi, perumahan, pabrik, jasa, dan pertambangan.

Dalam sebuah kesempatan tahun 1999, Tomy Winata mengakui bisnisnya banyak ditopang tentara sejak 1970. Dengan yayasan Kartika Eka Paksi dimulai tahun 1985. Tapi dia menegaskan bahwa kerja sama tersebut dilakukan dengan resmi dan lewat tender.

Kembali ke cerita Gatot dan Tomy Winata yang kembali bersinggungan saat Bank Artha Graha berencana mengakuisisi Bank Arta Prima. Tahun 1997, Tomy membeli 35 ribu lembar saham bank tersebut dengan nilai Rp 1 per lembar. Kemudian,  Bank tersebut erubah nama menjadi Bank Artha Pratama. Gatot yang saat itu masih aktif di tentara mendapat jabatan sebagai Komisaris Utama Bank Artha Graha, sehingga tahu banyak mengenai seluk beluk merger tersebut.

Gato mengaku tidak pernah menengadahkan tangan atau meminta uang kepada Tomy Winata sehingga dia merasa tidak risih mengungkap persahabatan yang sudah terjalin puluhan tahun dengan pria yang disebut-sebut sebagai Naga Sembilan yang menguasai bisnis gelap di Indonesia.

Bukti kedekatannya dibuktikan dengan undangan 10 Juni 2017, saat Gatot Nurmantyo masih menjabat sebagai Panglima TNI diundang Tomy Winata dalam prosesi melepasliarkan anak harimau bernama Mulli di Tambling Wildlife Nature Conservation di Pesisir Barat, Lampung. Tambling adalah hutan konservasi yang dimiliki dan dikembangkan Tomy. “Kehadiran Pak Gatot di sana sebagai kawan saya,” ujar Tomy

Lalu, apakah kedekatan persahabatan ini akan terus berlanjut dalam perjuangan Gatot Nurmantyo menuju capres 2019?. Gatot mengaku belum pernah mendengar Tomy akan membantunya untuk calon presiden. Yang pasti, Gatot mengenal dengan baik bagaimana Tomy Winata dalam berteman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here