Terminal Surabaya Sepi, Sopir dan Penumpang Ngeluh ke Emil Dardak

0
294
Emil Dardak naik bus (foto: tim kampanye Khofifah-Emil)

ORANYENEWS- Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur nomor urut 1, Emil Elistianto Dardak, menerima keluhan supir dan penumpang angkutan umum pada saat melakukan blusukan ke Terminal Purabaya (Bungurasi), Surabaya, Senin (19/03/18).

Para supir yang dijumpai Emil umumnya mengeluhkan sepinya penumpang di terminal yang berada di Kota Surabaya itu.

Samsul (50 tahun) salah satu kondektur Akaz asal Jombang mengatakan, bahwa disituasi saat ini sangat sulit mendapatkan penumpang, sehingga berimbas pada pendapatannya yang mulai menurun.

“Sekarang sepi Pak, harapan saya supaya penumpang transportasi seperti semula” curhatnya.

Bapak yang memiliki dua anak itu, tinggal di Dukuh Menanggal, Surabaya. Saat ini dua orang anaknya sama-sama masih sekolah. Jadi, ia berharap Emil bisa membuat terminal ini lebih baik dan ramai penumpang lagi.

Keluhan lain juga disampaikan Fatimah (35 tahun), salah satu penumpang perempuan asal Surabaya, ia berharap agar transportasi umum lebih baik sehingga penumpang lebih nyaman dan masyarakat bisa beralih dari menggunakan kendaraan pribadi lalu menggunakan transportasi umum dalam menempuh perjalanan.

“Nunggu berjalannya angkot capek mas, tidak langsung berjalan. Mungkin karena penumpangnya masih sepi,” katanya.

Selain itu ia berharap, jika Emil terpilih dapat memperbaiki sistem transportasi yang selama ini dikeluhkan.

Soal kemacetan juga tak lepas dari sasaran harapannya.

“Saya berharap semoga Mas Emil terpilih dan bisa memperbaiki transportasi khususnya di Jawa Timur,” imbuhnya.

Mendengar hal tersebut, Emil mengaku akan mengupayakan perbaikan sistem transportasi guna kenyamanan penumpang dan pendapatan ekonomi para sopir transportasi.  Ia melihat, penataan sistem transportasi butuh penanganan yang strategis sehingga perlu ada koordinasi baik di tingkat provinsi maupun kota, dan ditegaskan kembali melalui kebijakan bersama.

Emil akan fokus pafa bagaimana setiap kendaraan umum, baik angkot, bus kota, dan transportasi online sama-sama mendapatkan penumpang.

“Prinsipnya saya juga mendukung transportasi jasa online dan transportasi umum sehingga sama-sama terakomodir dan memadai. Dan tata ruangan harus lebih banyak diperbaiki. Kita rencanakan Koya Surabaya, Gersik, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, dan Bangkalan menjadi suatu perencanaan terpadu,” katanya.

Selain penumpang dan supir, Emil juga menyempatkan berdialog dengan para pedagang.

Bupati Trenggalek non-aktif ini juga masuk ke dalam bus untuk melihat langsung kondisi di dalam bus.

Lalu, ia memilih menaiki angkutan transportasi kota, arah tujuan Terminal Bungurasi-Tanjung Perak. Kemudian ia turun di Halte Hastra, Bumi Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here