Blusukan ke Bromo, Khofifah Soroti Musala & MCK

0
316
Khofifah di Bromo (foto; timses)

ORANYENEWS- Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong pembangunan infrastruktur kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo masuk ke dalam proyek strategis nasional. Menurut Khofifah, Bromo merupakan aset strategis nasional yang memiliki potensi menyumbang pemasukan negara melalui wisatawan mancanegara.

Hal tersebut Khofifah sampaikan saat mengunjungi kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (15/3/2018). Itu juga sekaligus menjawab harapan para pelancong dan pemandu wisata di kawasan Bromo tersebut.

Salah satunya, Saiful, pelancong dari Jawa Barat yang berharap akses jalan menuju kawasan Bromo diperluas. Sehingga, menurutnya, mobilitas kendaraan lebih mudah.

“Wisatanya sudah bagus. Mudah-mudahan nanti kalau jadi dipimpin Bu Khofifah semakin maju. Jalannya dibenerin,” ucap Saiful.

Senada dengan Saiful, Sugi, pemandu wisata sekaligus sopir mobil Jeep juga meminta hal yang sama. Infrastruktur jalan dinilai masih kendala wisatawan untuk datang.

“Jalan aja sih, mas kita masih kendalanya,” ucapnya.

Aspirasi masyarakat menjadi masukan dan Menteri Sosial 2014-2018 ini ingin mengagas promosi khusus wisata Bromo untuk menarik lebih banyak pelancong dari dalam maupun luar negeri.

“Saya ingin mengajak sebanyak-banyaknya wisatawan dalam dan luar negeri ke Bromo, menikmati indahnya bromo. Saya melihat ada infrastruktur di atas ada perlu yang ditambah. Musalanya mungkin harus lebih luas, tempat wudunya lebih luas. Kemudian MCK-nya harus lebih convinient karena di atas harus menaiki lebih tinggi lagi,” kata Khofifah.

Jika melihat perkembangan kawasan wisata, Khofifah menegaskan Bromo harus masuk proyek strategis pembangunan. Dengan begitu pembangunan akan lebih menjadi prioritas.

“Kalau masuk strategis nasional maka akses pendukungnya itu akan menjadi koordinasi antara pemerintah pusat. Hari ini ada 9 proyek strategis nasional. Ini seharusnya masuk prioritas. Jadi memang jadi proyek strategis nasional. Termasuk infrastruktur akan menjadi satu paket,” pungkasnya.

Gagasan Khofifah tersebut bermaksud menciptakan wisata dengan melestarikan kebudayan dan lingkungan hidup di 51 titik potensi pariwisata Jawa Timur. Komitmen tersebut tertuang pada poin Jatim Harmoni. Dalam Nawa Bhakti Satya ke-9 itu disebutkan, pasangan Khofifah-Emil akan memaksimalkan potensi wisata Jawa Timur dengan menjaga Harmoni Sosial dan alam.

Kemudian, terkait pembangunan wilayah Bromo masuk ke dalam daftar kerja Nawa Bhakti Satya Khofifah Emil dalam Jatim Akses. Nawa Bhakti keempat tersebut, salah satunya memprioritaskan revitalisasi infrastruktur jalan lintas wilayah demi membangun akses untuk masyarakat desa pedalaman. Termasuk pembenahan Kawasan Lingkar Wilis, Lingkar Bromo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here