Midji-Norsan Blusukan ke Daerah Terpencil Kalbar

0
244
Midji-Norsan (foto: Ist)

ORANYENEWS- Setelah ditetapkan sebagai Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut tiga, Sutarmidji dan Ria Norsan belusukan ke sejumlah Kecamatan di Kabupaten Melawi mulai tanggal 11 Maret 2018 sampai tanggal 13 Maret 2018.

Pasangan Midji-Norsan yang diusung koalisi Partai Golkar, NasDem, PKS, Hanura, dan PKB ini hadir ditengah masyarakat Kabupaten Melawi dalam rangka menyampaikan visi dan misi serta program untuk membuat perubahan di Kalimantan Barat.

Hari pertama, Pasangan Midji-Norsan yang dikenal Merakyat, Berpengalaman dan Berprestasi ini menyampaikan misi Kalbar Baru, Maju dan Sejahtera ke Kecamatan Nanga Pintas, Kecamatan Sayan dan Kecamatan Kota baru yang semua berada di Kabupaten Melawi.

Kedatangan pasangan Midji-Norsan disambut hangat oleh ribuan warga yang hadir disetiap kecamatan tersebut. Upacara penyambutan dari adat Dayak turut meramaikan kehadiran pasangan nomor urut tiga tersebut.

Tidak hanya menyampaikan visi-misi, Pasangan Midji-Norsan juga mendengarkan aspirasi dan keluhan yang dirasakan masyarakat setempat. Program pasangan Midji-Norsan disambut baik oleh masyarakat setempat, karena masyarakat menilai program Midji-Norsan Pro Rakyat yakni sejalan dengan keluhan yang dirasakan masyarakat Kalimantan Barat.

“Program Midji-Norsan Pro Rakyat, programnya sangat sesuai dengan keluhan kami masyarakat Desa Nanga Pintas. Midji-Norsan paling mengerti apa yang dirasakan masyarakat perdesaan. Saya harap Midji-Norsan menang dalam Pilgub 2018 agar dapat mewujudkan program-programnya,” jelas Unan, Tokoh Masyarakat Setempat.

Ada tiga hal yang menjadi fokus pasangan Midji-Norsan, yakni pemeretaan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan yang menjangkau hingga desa pedalaman, Mengentaskan Kemiskinan dan Meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut sangat tepat untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat yang saat ini berada di peringkat 29 dari 34 Provinsi seluruh Indonesia.

“IPK Kalbar masih sangat rendah, yakni berada diperingkat 29 dari 34 Provinsi se-Indonesia. Kalau seperti ini berarti ada yang salah di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. IPM rendah, maka Investor tidak akan mau investasi di Kalimantan Barat. Sehingga Kalbar tidak bisa berkembang. Jika terpilih menjadi Gubernur Kalimantan Barar, saya dan Ria Norsan akan pastikan pemerataan pembangunan di sektor infrastruktur seperti jalandan jembatan, kemudian kami akan tingkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan,” jelas Sutarmidji calon Gubernur Kalimantan Barat, yang pernah dinobatkan sebagai Walikota Terbaik se-Indonesia tahun 2017.

Selanjutnya, hari kedua Pasangan Midji-Norsan yang mendapat nomor urut tiga pada Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat 2018 mengunjungi Kecamatan Sokan dan Kecamatan Menukung yang aksesnya sulit dilalui dikarenakan jalan tanah. Kembali disambut hangat masyarakat setempat karena hanya pasangan Midji-Norsan yang mau berkunjung ke daerah pedalaman. Hal tersebut berdampak pada antusias yang tinggi dari masyarakat untuk mendengarkan program serta visi misi pasangan Midji-Norsan.

Banyak keluhan masyarakat yang ditampung oleh pasangan Midji-Norsan dan akan diwujudkannya, seperti infrastruktur jalan dan listrik yang dikeluhkan oleh warga setempat. Warga berharap dengan segudang prestasi yang dimiliki pasangan Midji-Norsan dapat menularkannya ke desa-desa terpencil se-Kalimantan Barat.

Menanggapi hal tersebut, pasangan Midji-Norsan berkomitmen untuk membangun akses jalan dan listrik sehingga tak ada lagi desa-desa di Kalbar yang terisolir.  Bahkan, calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut tiga, Sutarmidji menegaskan akan benahi jalan dan listrik agar desa-desa di daerah pedalaman Kalbar berkembang dan ke depannya semakin maju. Hal ini sesuai degan program Kalbar Maju yang akan mewujudkan pembangunan infrastruktur merata diseluruh Kalimantan Barat, dan Kalbar Terang yang akan menyediakan dan menambah kapasitas Listrik hingga pelosok Kalbar.

“Selain jalan, listrik juga menjadi kendala masyarakat Desa Menukung. Tidak adanya listrik di siang hari menyebabkan masyarakat setempat kesejahteraannya menurun dan produktifitas perekonomian juga akan menurun. Harus ada listrik di sepanjang waktu agar dapat meningkat kesejahterannya, karena potensi Desa Menukung sangat besar,” jelas Ria Norsan menambahkan apa yang disampaikan Sutarmidji.

Ria Norsan juga menjelaskan bahwa jika terpilih menjadi Wakil Gubernur Kalbar, dan Sutarmidji menjadi Gubernur Kalimantan Barat. Dirinya siap membenahi Jalan dan Listrik di Desa-desa pedalaman. Menurutnya, tidak hanya desa menukung, tetapi masyarakat desa lain juga harus dibenahi terkait akses jalan dan listrik.

“Jika Sutarmidji terpilih jadi Gubernur Kalbar dan Saya Wakil Gubernurnya, saya pastikan tidak ada lagi jalan dan listrik seperti ini. Harus dibenahi akses jalan dan listriknya. Agar kedepan pembangunan di perdesaan dapat merata hingga seluruh wilayah Kalimantan Barat. Dan itu mudah mewujudkannya, kami pastikan itu,” jelas Ria Norsan.

Masih di Kabupaten Melawi, Hari terakhir Pasangan Midji-Norsan selanjutnya mengunjungi Kecamatan Ella Hilir, Kecamatan Nanga Pinoh dan ditutup dengan Kecamatan Belimbing. Seperti biasa, warga sangat antusias terhadap kehadiran pasangan Midji-Norsan tersebut. Sejumlah warga mengharapkan perubahan dari infrastruktur seperti jalan dan pendidikan. Banyak warga mengaku pendidikan diberbagai kecamatan tertinggal, minimnya sarana pendidikan terbaik.

Sedangkan masalah jalan, warga berharap Sutarmidji dan Ria Norsan dapat membenahi jalan Provinsi tersebut. Warga menilai pembangunan yang dilakukan Sutarmidji saat menjadi Wali Kota Pontianak sangat membanggakan. Begitu pun dengan Ria Norsan yang dinilai warga berhasil membawa kemajuan signifikan di Kabupaten Mempawah.

Dalam mewujudkan itu semua, Sutarmidji dan Ria Norsan sangat yakin akan terwujudnya Kalbar Baru, Maju dan Sejahtera. Prestasi dan rekam jejak Midji-Norsan menjadi bukti keduanya saling bekerja sama dalam mewujudkan perubahan di Kalimantan Barat. Tidak hanya itu, dengan pengalaman dan sifat merakyat keduanya, yakni mengerti apa yang dirasakan dan dibutuhkan Masyarakat menjadi modal bagi pasangan nomor urut tiga sebagai pemimpin Kalimantan Barat untuk kedepannya.

Sebagai penutup, Sutarmidji dan Ria Norsan meminta keseluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk ikut serta dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat. Menurut Sutarmidji, masyarakat Kalimantan Barat harus ikut serta karena peran masyarakat sebagai pemilih menentukan pemimpin terbaik untuk Kalimantan Barat kedepannya. Dan yang tak kalah pentingnya Sutarmidji juga mengingatkan masyarakat Kalbar agar memilih pemimpin yang terbukti berpengalaman dan berprestasi.

“Jika semua masyarakat Kalbar peduli terhadap kemajuan Kalbar ke depan, saya himbau semua masyarakat Kalbar untuk datang ke TPS pada tanggal 27 Juni 2018 nanti. Sebab partisipasi masyarakat Kalbar akan sangat menentukan masa depan Kalbar di lima tahun mendatang. Dan hal yang terpenting silakan masyarakat Kalbar pilih pemimpin yang secara pengalaman sudah teruji dan prestasi memimpin daerahnya sudah terbukti,” jelas Sutarmidji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here