Ketum PPP: ‘Merger’ Partai Islam di 2019 Bisa Jadi Kenyataan

0
172
Ketua Umum PP Romahurmuziy (foto: Ist)

ORANYENEWS- Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyambut baik usulan pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman KH Syukron Makmun, mengenai penggabungan atau ‘merger’ empat partai Islam dalam menghadapi pemilu 2019, yaitu PPP, PKB, PKS, dan PAN.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Romy, hal tersebut sangat memungkinkan mengingat adanya sejarah yang mencatat perolehan suara 29% pada pemilu 1982. Demikian disampaikan Gus Romy usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darul Rahman asuhan KH. Syukron Makmun, Ciganjur, Jakarta, Sabtu 10 Maret 2018.

“Kalau semua parpol berbasis Islam bisa bersatu, tentu akan menjadi bagus. Namun semuanya harus bersepakat, karena pilpres ujungnya adalah pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden,” katanya

Menurut Gus Romy, jika di kemudian hari empat partai yang berlandaskan Islam ini bersatu, maka akan menjadi kekuatan yang maha dahsyat. Pasalnya, kekuatan politik Islam adalah dengan bersatunya partai-partai Islam. “Pada masa lalu, kemungkinan tersebut merupakan realitas. Karena pada saat itu, seluruh kekuatan Islam bergabung dalam PPP,” ujarnya.
Tapi kemudian, setelah reformasi kemudian terpecah dalam banyak parpol. Karena itu, setelah empat kali pemilu dengan banyaknya parpol Islam yang ada, PPP mengajak semuanya untuk kembali bersatu.

Gus Romy juga mengungkap bahwa dalam Pemilu 2019, jumlah pemilih pemula dan pemilih muda berusia 40 tahun ke bawah sebesar 39% atau hampir separuh dari total pemilih. Karena itu, kebutuhan pemilih ke depan adalah refleksi dari warga milenial, yang hari ini semakin banyak mengendalikan pemilu.

“Selain itu adalah kebutuhan tentang elektabilitas. Apalagi, semua pihak tahu bahwa pemilu adalah pemilihan langsung. Sehingga, kebutuhan akan elektabilitas menjadi penting meski tidak mutlak,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here