Rencana Khofifah-Emil Lindungi dan Sejahterakan UMKM di Jawa Timur

Khofifah saat kunjungi UMKM (foto; timses)

ORANYENEWS- Geliat gastronomi Indonesia indentik dengan simbol budaya dan tradisi suatu daerah. Seperti Sate Bandeng dan Otak-otak Bandeng khas Gresik yang selalu menjadi buruan wajib para pelancong sebagai tanda kunjungan ke Gresik.

Panganan tradisional tersebut diolah dengan cara sederhana dan tanpa bahan pengawet. Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyaksikan langsung di kampung Kemuteran, Gresik, Kamis (1/2/2018) bagaimana para pewaris makanan tradisional ini mengolah bahan dan mengemas hingga menjadi makanan khas yang lezat .

Sayangnya, pelaku industri rumahan ini kerap terkendala modal hingga pemasaran. Bahkan perlindungan hukum juga jadi salah satu komponen yang masih jadi bahasan ketika masuk ingin dipasarkan lebih luas ke level nasional bahkan internasional.

Kendala tersebut dirasakan Hj Ma’sumah, generasi ke-3 pewaris makanan otak-otak bandeng dengan merek ‘Bu Muzannah’ yang sudah dibangun sejak tahun 1961. Dia mengaku sulit bersaing dengan pasar modern karena terkendala masa kedaluwarsa produk karena tak menggunakan zat pengawet.

“Enggak bisa lama. Kita enggak pakai bahan pengawet jadi enggak bisa dipasarkan ke luar. Hari ini masak besok yo harus dimakan,” tutur Ma’sumah saat berbincang.

Lain halnya, Perajin Songkok Padimas, Ahmad Isfa’ Ali yang menyebutkan pemasaran produk industri rumahan atau UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) harus jadi perhatian khusus jika Khofifah memimpin Jawa Timur nanti.

“Kalau kata orang modal disuntik. Modal itu relatif. Pinjaman bank bisa menguntungkan, bisa tidak menguntungkan. Tergantung orangnya pribadinya me-manage. Buat produksi sebanyak-banyaknya tapi tidak bisa memasarkan jadi beban juga,” ucap generasi kedua perajin songkok Padimas ini.

Menjawab keluhan itu, Khofifah sudah menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi problem yang kerap dihadapi pelaku industri rumahan atau UMKM tersebut. Pasangan Khofifah-Emil akan memberi perlindungan khusus pengusaha mikro dan perajin tradisional Jawa Timur.

“Dengan proses yang sangat alami tanpa zat pengawet dan format yang menurut saya sangat sehat. Jadi makanan sehat menjadi sangat penting. Jadi proteksi terhadap seluruh yang bergerak di home industry. Otak-otak Bandeng Gresik ini harus mendapat perlindungan fasilitasi oleh pemerintah,” ucap Khofifah.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Keempat Abdurrahman Wahid ini, produk tradisional bisa menjadi identias budaya daerah sekaligus soko guru ekonomi masyarakat. Terlebih industri rumahan yang berada di kampung Kemuteran sudah berlangsung secara turun temurun.

“Jadi hal ini menyatu maka menjadi kekuatan satu daerah terutama di kampung ini sehingga menjadikan ini bertahan, bisa survive menurut saya. Harus terus dijaga, dipertahankan,” tuturnya.

Seperti diketahui, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa- Emil Elistianto Dardak menyiapkan program khusus untuk melindungi pelaku usaha kecil dan menengah. Program yang dinamai Jatim Berdaya ini bermaksud memperkuat ekonomi kerakyatan yang berbasis UMKM, koperasi.

Navigasi Nawa Bhakti ke-7 ini menggagas Program One Village One Product One Corporate & Agropolitan dengan bantuan fasilitas branding untuk pemasaran produk UMKM. Jatim berdaya ini juga memproyeksikan pengembangan koperasi khusus perempuan, petani, nelayan dan perdagangan antar pulau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here