Kementan Jawab Protes PETANI tentang Pengangkatan Dosen

0
199
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (foto: Nawacita)

ORANYENEWS- Kementerian Pertanian menjawab berita yang dimuat Oranyenews pada tanggal  31 Januari 2018 bertajuk “PETANI Protes Kementan tentang Pengangkatan Dosen”. Dalam surat jawabnya, Kementan menegaskan bahwa belum terjadi pengangkatan dosen sebagaimana dimaksud di dalam berita tersebut.

Dalam surat yang ditandatangani Plt Biro Humas dan Informasi Publik Suwandi disebutkan empat poin:

Pertama, bahwa yang diterima di BPPSDM saat ini bukan SK pengangkatan dosen melainkan SK pengangkatan SPNS dalam masa percobaan sebagai calon dosen. Setelah 2 tahun bekerja, baru mengusulkan untuk menjadi dosen sesuai keputusan Kepala BPPSDMP No 152/2016.

Kedua, kami informasikan bahwa CPNS tersebut baru mengisi formasi calon doisen. Untuk menjadi dosen perlu tahapan lebih lanjut.

Ketiga, belum ada SK pengangkatan dosen, yang ada adalah SK untuk mengisi formasi calon dosen.

Keempat, CPNS yang ditempatkan di BPPSDMP ada 39 orang, 9 orang di antaranya adalah calon dosen. Setelah dicek SK-nya adalah Pengangkatan CPNS dalam masa percobaan sebagai calon dosen, bukan sebagai dosen. Untuk menjadi dosen harus mengacu pada kepuytusan Ka BPPSDMP Nomor 152/2016 tentang persyaratan menduduki jabatan dosen PT di lingkungan Kementan.

Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan juga bagaimana syarat dan proses pengangkatan dosen di lingkungan Kementan.

  1. CPNS mengikuti pelatihan dasar (Latsar), dan apabila lulus baru dapat diproses sebagai PNS
  2. Mengacu pada peraturan Menpan RB No 17 tahun 203 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya memenuhi persyaratan:
  3. Berpendidikan paling rendah (S-2) atau yang sederajat dari pendidikan terareditasi.
  4. Paling rendah Penata Muda Tingjat I, golongan ruang III/b
  5. Memiliki karya ilmiah yang diterbitkan pada jurnal ilmiah untuk asisten ahli atau lector.
  6. Nilai prestasi kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 tahun terakhir.
  7. Pengangkatan jabatan dosen setelah memenuhi persyaratan sebagaimana angka 1 dan 2.
  8. Pengkatan jabatan dosen dari jabatan lain sebagai berikut:
  9. Memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 2.
  10. Tersedia formasi sesuai jenjang jabatan mengacu peta jabatan yang ditetapkan dalam Permen Pertanian No 406/Kpts/KP010/7/2017 tentang Peta Jabatan di lingkungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian Kementerian Pertanian.
  11. Memiliki pengalaman mengajar (magang) pada pendidikan tinggi paling kurang 2 tahun.
  12. Disamping memenuhi sebagaimana dimaksud pada angka 4 di Kementerian Pertanian harus memenuhi syarat mengacu keputusan kepada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian Nomor 152/Kpts/KP 280/2016 tentang Persyaratan Menduduki Jabatan Dosen Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Pertanian, antara lain sebagai berikut:
  13. Usia paling tinggi 55 tahun bagi yang berpendidikan S-3, usia paling tinggi 45 tahun bagi yang berpendidikan S2.
  14. Memiliki ijazah dari perguruan tinggi S-02 dengan IPK paling rendah 3.50 dengan perguruan tinggi terakreditasi B
  15. Diutamakan memiliki seritifikat Pekerti/AA dan sertifikat kompetensi/keahlian sesuai bidang studi yang akan diampu
  16. Memiliki test potensi akademik dengan nilai 5000 dan toefl dengan nilai 450.
  17. Lulus seleksi kelayakan dan kompetensi sesuai dengan bidang studi yang akan diampu yang diselenggarakan oleh Senat Perguruan Tinggi dan Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here