Profil Saifullah Yusuf, dari Menteri Tertinggal Menuju Gubernur Jatim

0
1103
Azwar Anas-Gus Ipul

JAKARTA- Teka-teki siapa calon gubernur pilihan PDI Perjuangan akhirnya terjawab sudah. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putra akhirnya mengumumkan secara langsung siapa yang diusung PDIP di Jawa Timur. Pilihan PDIP jatuh kepada wakil gubernur Saifullah Yusuf dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Saifullah Yusuf bukanlah tokoh asing di pentas politik nasional dan lokal Jawa Timur. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu kini menjawab sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur yang sudah menjabat selama 2 periode berturut-turut.

Gus Ipul dilahirkan di daerah Pasuruan Jawa Timur pada tanggal 28 Agustus tahun 1964. Ayahnya bernama (Alm) H. Ahmad Yusuf Cholil yang waktu itu merupakan seorang pegawai Departemen Agama sekaligus seorang guru agama di SD dan SMP.

Nuansa agama yang demikian kental di rumahnya menjadikan Gus Ipul sejak kecil bercita-citra menjadi seorang guru madrasah. Keinginannya ini dilatarbelakangi kesedihannya melihat kondisi madrasah yang menyedihkan. Cita-cita tersebut tampaknya juga dipengaruhi oleh ayahnya yang merupakan seorang pegawai Departemen Agama dan juga seorang guru agama di SD dan SMP ketika itu.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Gus Ipul mulai menempuh pendidikan dasar, menengah, dan menengah atas di pesantren di Jombang. Setelaj itu Beliau menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Nasional, Jakarta pada tahun 1985.

Memulai Karier Dalam Dunia Politik

Awal karier dari Saifullah Yusuf atau yang lebih akrab disapa dengan Gus Ipul melalui organisasi GP Ansor. Pada periode 2000-2005 dan 2005-2010 S Gus Ipul menjadi ketua umum GP Ansor. Gus Ipul juga pernah menjadi PLH Ketua Umum GP Ansor menggantikan Iqbal Assegaf yang meninggal dunia pada tahun 1999. Setelah selesai menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum PP GP Ansor, Gus Ipul akhirnya terpilih sebagai salah satu Ketua di PBNU di bawah kepemimpinan KH. Said Aqil Siraj.

Gus Ipul Menjadi anggota DPR

Pada Pemilu yang diselenggarakan pada tahun 1999, Gus Ipul atau Saifullah Yusuf lolos menjadi anggota DPR dari PDIP. Hal tersebut dikarenakan Gus Ipul dianggap sebagai lambang aliansi dari Gus Dur alias Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri. Ketika terjadi kerenggangan hubungan antara Gus Dur-Megawati pada tahun 2001, Saifullah akhirnya mengundurkan diri dari PDIP dan juga DPR, lalu bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB.

Ketika PKB melaksanakan muktamar pada tahun 2002, Saifullah Yusuf terpilih sebagai Sekretaris Jenderal PKB.

Saifullah Yusuf.

Syaifullah Yusuf Menjadi Menteri

Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul pernah diserahi amanah untuk menjabat sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu dari Oktober 2004 hingga Mei 2007.

Pada saat menjabat sebagai menteri, Gus Ipul sering blusukan ke daerah-daerah tertinggal. Bahkan beliau tercatat sebagai menteri yang paling banyak melakukan blusukan. Dikarenakan konflik hebat yang terjadi di tubuh PKB, akhirnya Saifullah Yusuf dicopot dair jabatan Sekjen PKB dan berimbas pada jabatan menteri ini. Karena tidak dianggap lagi sebagai representasi PKB lagi, Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul akhirnya digantikan oleh Lukman Edy yang juga menggantikannnya sebagai Sekjen PKB.

Menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur

Gus Ipul akhirnya terpilih sebagai  Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Soekarwo atau yang lebih akrab disapa dengan Pakde Karwo dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan selama dua putaran (putaran pertama tanggal 23 Juli 2008 dan putaran kedua tanggal 4 November 2008) serta pemilihan ulang putaran kedua di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang tanggal 21 Januari 2009. Pelantikan Gus Iplu sebagai Wakil Gubernur diselenggarakan pada tanggal 12 Februari 2009 oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto.

Wakil Gubernur Periode Kedua

Tak disangka, ternyata Gus Ipul kembali mendampingi Pakde Karwo sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur yang pelantikannya diselenggarakan pada 12 Februari 2014 di Gedung Negara Grahadi, Jawa Timur oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Pelantikan keduanya dihadiri oleh seluruh bupati/walikota se-Jawa Timur, menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II, gubernur-gubernur, dan tokoh masyarakat Jawa Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here