Kemenag : Indeks KUB 2019 Meningkat Dibanding Tahun Sebelumnya

Kemenag : Indeks KUB 2019 Meningkat Dibanding Tahun Sebelumnya

Oranyenews.com, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi merilis hasil survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tahun 2019.

Dari hasil survei Indeks KUB tersebut, berada pada angka 73,83 atau masih masuk dalam kategori yang tinggi.

Sedangkan dari sisi penilaian sendiri, diukur dari tiga indikator, yakni toleransi (72,37), kesetaraan (73,72), dan kerjasama (75,40).

Menurut yang tercatat, Indeks KUB di tahun 2019 meningkat jika dibanding dengan tahun 2018 yang hanya berada di angka 70,90.

“Dari hasil survei tahun 2015-2019, angka rata-rata indeks KUB selalu berada di atas 70, atau pada kategori tinggi. Indeks ini memperlihatkan kondisi kerukunan umat beragama di Indonesia adalah baik,” ungkap Ketua Tim Survei Indeks KUB 2019, Adlin Sila di Jakarta, dikutip dari portal Kemenag, Minggu (15/12/2019).

Lebih lanjut, Adlin juga menjelaskan bahwa indesk KUB mengambil konsep dasar kerukunan dalam Peraturan Bersama Menteri (PBM), antara Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2006 dan Nomor 8 tahun 2006.

PBM tersebut berbunyi “Suatu kondisi hubungan umat beragama yang toleran, setara dalam menjalankan agama, serta bekerjasama dalam membangun masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar l945”.

Dengan dasar beberapa rumusan dan kesimpulan diatas, untuk mendapat indeks KUB, survei tersebut mengukur tiga indikator. Hal tersebut mencakup toleransi, kesetaraan, dan kerjasama.

“Jadi kerukunan umat beragama terwujud melalui tingginya tingkat toleransi, kesetaraan dan kerjasama,” lanjut Adlin.

Adlin pun menjelaskan, survei KUB tahun 2019 dilakukan oleh Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan, Balitbang dan Diklat Kemenag RI.

Survei melibatkan 13.600 responden yang tersebar di 34 provinsi, serta merupakan maysrakat Indonesia yang sudah berusia di atas 17 tahun atau tercatat sudah menikah.

Sedangkan untuk enumerator atau serveior, menyebarkan kuesioner dengan mambacakan secara langsung item-item pertanyaan kepada seluruh responden.

“Survei yang digelar tahun 2019 ini menggunakan metode Multistage Clustered Random Sampling dengan margin of error (MoE) sebesar kurang lebih 4.8% untuk tingkat provinsi, dan kurang lebih 1.7% untuk tingkat nasional, serta tingkat kepercayaan 95%,” terang Adlin.

Terlepas dari itu, dipaparkan pua bahwa dalam survei KUB 2019 ini, setidaknya melibatkan 36 peneliti, 1.360 pembantu peneliti (enumerator), dan juga 20 persen dari total responden dipilih unutk kegiatan spotcheck yang berasal dari Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan.

Sebagai tujuannya, ialah untuk memonitor serta mengevaluasi pelaksanaan survei.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here