Viral Pramugari Ancam Usir Penumpang Muslim Dari Pesawat Di AS

Viral Pramugari Ancam Usir Penumpang Muslim Dari Pesawat Di AS
Ilustrasi / Foto : Travelandleisure.com

Oranyenews.com, Houston – Salah seorang penumpang muslim di Amerika Serikat (AS), diancam akan dikeluarkan dari pesawat.

Peristiwa tersebut terjadi pada penerbangan Sothhwest Airlines dari Houston menuju Washington DC.

Ancaman tersebut bermula pada saat penumpang yang merupakan seorang ibu, ingin duduk bersama dengan keluarganya.

Saat itu, ia dan keluarganya akan pulang pasca menghadiri Thanksgiving pada Minggu malam (1/12/2019).

Kisah tersebut pun viral di media sosial pasca diceritakan oleh suami dari perempuan tersebut, Mehdi hasan melalui akun Twitternya.

Diketahui, Mehdi Hasan merupakan seorang jurnalis Inggris yang tinggal di Amerika Serikat.

Menurut yang dilansir dari The Sun, Southwest Airlines merupakan pesawat dengan biaya murah (low-cost), yang mempunyai kebijakan untuk membebaskan tempat duduk penumpang.

Jadi maskapai tersebut menerapkan peraturan, “siapa cepat dia dapat”. Mehdi pun menjelaskan jika istrinya meminta penumpang lain dengan sopan untuk menukar tempat duduk.

Hal tersebut dikarenakan ia ingin duduk bersama keluarganya. Akan tetapi, dia justru memperoleh respon negatif dari pramugari.

“Hey @SouthwestAir : bukan tampilan yang baik dari pramugari Anda di SW5539 ke DC semalam yang dengan keras memberi tahu seorang wanita kulit cokelat berjilbab kalau ia akan ‘diantar keluar dari pesawat’ karena membuat orang merasa ‘tidak nyaman’ -karena ia ingin duduk bersama suami & anak-anaknya!”. isi cuitan Mehdi.

Pada cuitannya, Mehdi juga menyebut bahwa pramugari sampai memanggil staf darat untuk naik ke pesawat.

Pramugari tersebut mengeluh dengan wanita Muslim yang meminta seorang pria bertukar tempat duduk dengan dirinya. Padahal si pria tersebut tidak mempermasalahkan permintaan si wanita.

Mehdi menjelaskan bahwa staf darat sampai terheran-heran mengapa pramugari tersebut tidak membiarkan hal tersebut, sehingga pesawat bisa lepas landas.

Mehdi menilai, keluarganya juga menerima dukungan dari penumpang lain, termasuk untuk memberi tahu mereka bahwa awak kabin sudah memperlakukan Nyonya Hasan “seperti ular berbisa”.

Insiden tersebut seakan membuat Mehdi kapok untuk kembali menggunakan maskapai Southwest Airlines. Ia menulis jika ia sudah bertahun-tahun tidak terbang menggunakan maskapai tersebut.

Bahkan ia juga tidak berencana untuk kembali menjadi penumpangnya di masa depan.

Cuitan Mehdi tersebut viral di media sosial. Tidak sedikit komentar yang memberikan dukungan dengan unggahannya yang Mehdi posting.

“Apa yang terjadi pada Anda dan keluarga Anda tidak dapat diterima. Petugas ini jelas membutuhkan pelatihan. Semua orang sepakat bahwa seharusnya tidak ada masalah. Saya sedih atas perlakuan yang diterima istri Anda,” komentar salah satu pengguna Twitter.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here