Rusia Sebut AS Berencana Uji Coba Rudal Yang Dilarang INF

Rusia Sebut AS Berencana Uji Coba Rudal Yang Dilarang INF
Foto : Istimewa

Oranyenews.com, Moskow – Rusia memaparkan jika saat ini Amerika Serikat (AS) tengah berencana untuk melakukan uji coba peluncuran dua rudal jarak menengah baru yang sebelumnya dilarang oleh pasukan Nuklir Jangka Menengah (INF).

Moskow menyebut, jika uji coba tersebut mempunyai kemungkinan untuk dilakukan sebelum akhir tahun.

Apabila memang terlaksana, aka hal ini menjadi uji coba ketiga sejak AS menarik diri dari INF. AS secara resmi menarik diri dari Perjanjian INF yang ditandatangani pada 1987 dengan Rusia pada Agustus lalu.

Pengunduran tersebut terjadi pasca AS mengkalim jika Moskow sudah melanggar perjanjian tersebut. Namun, secara tegas Rusia membantah tudingan AS tersebut.

“Sebelum akhir 2019, AS berencana untuk menguji dua rudal darat baru jarak menengah: rudal jelajah dengan jangkauan lebih dari 1.000 kilometer dan satu lagi dengan jangkauan lebih dari 3.000 kilometer,” ungkap komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia, Kolonel Jenderal Sergei Karakaev.

“Selain itu, drone pemogokan dapat diklasifikasikan sebagai senjata pemogokan jarak pendek dan menengah. Selain itu, tidak ada yang hari ini dapat memberikan jaminan bahwa kompleks ini tidak akan dilengkapi dengan senjata nuklir,” imbuh, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (16/12/2019).

Sedangkan untuk sebelumnya, Kementerian Pertahanan AS menyebut jika mereka sudah menguji rudal balistik jarak menengah.

Hal tersebut merupakan uji coba kedua selama empat bulan terakhir yang sudah dilakukan atau sejak AS keluar dari Perjanjian INF.

Pentagon pun menyebut, uji coba tersebut dilakukan dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg dekat Los Angeles, California, serta rudal tersebut terbang sejauh 500 kilometer.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here