Strategi Polisi Pulangkan Rizieq Shihab dari Arab Saudi

Rizieq Shihab

JAKARTA- Rizieq Shihab telah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan namanya telah dimasukkan ke Daftar Pencarian Orang (DPO) dan Red Notice, akan tetapi hingga kini Rizieq Shihab tak kunjung kembali pulang.

Walau begitu polisi tak kehabisan akal, mereka sudah menyiapkan strategi untuk menjemput paksa Rizieq Shihab.

Salah satu strateginya adalah menjalin kerjasama dengan kepolisian Arab Saudi untuk memulangkan Rizieq Shihab.

“Kita akan bicarakan kemudian ya dengan pemerintah Arab Saudi. Kita belum tahu kepastian yang bersangkutan stay atau tidak, kita akan tunggu,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, Selasa 6 Juni 2017.

Iriawan menjelaskan langkah tersebut akan dilakukan jika Interpol tak kunjung menerbitkan red notice untuk Rizieq. Polisi saat ini sudah mengajukan permohonan red notice dari Interpol.

“Kalaupun bukan kategori red notice, enggak masalah. Kita ada jalur lain, ada police to police, kan sudah ada kerjasama dengan Kepolisian Arab waktu kemarin Raja Salman datang,” kata Iriawan.

Polisi menetapkan Rizieq dan Firza sebagai tersangka dalam kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan keduanya.

Firza ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa penyidik pada 16 Mei 2017. Adapun Rizieq ditetapkan tersangka pada 29 Mei 2017.

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka meski ia belum pernah diperiksa dalam kasus ini. Sebab, ia selalu mangkir dari panggilan polisi.

Saat ini, Rizieq dinyatakan sebagai buron. Dikabarkan dia berada di Arab Saudi.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here