Ini Wajah Pemerkosa Turis Perancis & Italia

0
248

ORANYENEWS-  Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pemerkosa turis asal Perancis dan Italia di Labuan Bajo, NTT, Jumat pagi pukul 06.30 Wita di Pelabuhan Waikelo di Sumba Barat Daya.

Nama lengkap pelaku adalah Konstantinus Andi Putra (35), pria asal Ende itu ternyata sudah 4 bulan berada di Labuan Bajo sebagai freelance pemandu turis yang tidak resmi atau terdaftar.

(foto: Ist)

“Cuma karena korban ini kan sedang berwisata, berlibur, bertemu kemudian orang ini menunjukkan gelagat yang baik tapi ternyata memiliki iktikad yang tidak baik,” kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumawardono, Jumat (22/6/2018).

“Pada saat setelah dari lokasi wisata (korban) dipaksa bersetubuh, akhirnya diperkosa, diancam akan didatangi teman-temannya,” sambungnya.

Polisi sempat mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk memburu pelaku. Pihaknya pun berkoordinasi dengan jajaran Polres di wilayah Polda NTT untuk memburu tersangka.

“Dia teridentifikasi, dikenali, kita dapatkan juga dugaan sementara yang bersangkutan profilnya, kita lakukan pencarian. Memang kita berkoordinasi dengan jajaran polres di Polda NTT untuk melakukan pelacakan, terutama di jajaran Flores karena yang bersangkutan berasal dari Ende, tapi tidak pulang ke sana, malah lari menyeberang,” terangnya.

Akhirnya setelah melakukan pelacakan, tersangka Andi pun berhasil dibekuk pagi tadi sekitar pukul 06.30 Wita di Pelabuhan Waikelo di Sumba Barat Daya. Julisa pun mengakui kasus pemerkosaan ini menjadi atensi pihaknya.

“Ini memang atensi kita, dan ini daerah pariwisata. Kita upayakan bisa tertangkap yang bersangkutan walaupun dia sudah melintasi wilayah berbeda,” ujarnya.

Polres Manggarai Barat juga mendalami keterlibatan Konstantinus Andi Putra (35), tersangka pemerkosa turis Prancis, dalam kasus pemerkosaan ke turis asal Italia. Peristiwa pemerkosaan itupun terjadi berdekatan.

“Kami menerima laporan pemerkosaan WN Italia tanggal 14 (Juni). Jadi tanggal 13 (Juni) itu laporan turis Prancis kemudian keesokan harinya turis Italia,” kata  Julisa Kusumawardono.

Dia memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus pemerkosaan yang mencoreng pariwisata Labuan Bajo itu. Apalagi dari keterangan kedua korban mengarah kepada pelaku yang sama.

“Orangnya sama,” ucapnya.

Julisa menjelaskan kedua korban turis asal Prancis dan Italia itu telah dimintai keterangan. Modus yang digunakan pelaku pun sama, yakni tersangka mengaku sebagai pemandu wisata.

“Seolah-olah sebagai orang yang mengetahui lokasi tempat wisata, dengan keramahan, seperti itu,” terangnya.

Dari tangan pelaku didapatkan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hingga paspor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here