Batal Jadi Tersangka, Penakluk Begal di Bekasi Justru Jadi Pahlawan

0
248

ORANYENEWS- Kapolresta Kota Bekasi Kombes Indarto memberikan piagam penghargaan kepada dua anak muda yang berani melawan begal di Bekasi, yaitu Moh Irvan Bahri (19) dan Achmad Rofiki (19). Pemberian penghargaan diberikan dengan sebuah upacara formal di Mapolresta Bekasi.

Penghargaan diberikan berdasarkan keputusan Kapolres Metro Bekasi Kota nomor kep/34/5/2018 tanggal 30 Mei 2018. Penghargaan yang diberikan langsung oleh Kapolresta Bekasi itu disaksikan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta.

“Mas Irfan dan Mas Rofik sama-sama 19 tahun, tapi mempunyai nyalibdan kemampuan untuk menggagalkan perampokan, ” kara Kombes Indarto.

Tindakan yang dilakukan Irvan adalah tindakan pembelaan diri, yang jika tidak melawan, maka dia yang akan dilukai bahkan dibunuh pelaku pembegalan. “Dan itu dibenarkan oleh KUHP Pasal 49 ayat 1 dan tidak dapat dipidana, ” katanya.

Diketahui, Irfan dan Rofiq ceritanya tengah menikmati malam di atas jembatan Summarecon. Rofiq yang baru datang dari daerah diminta untuk diantarkan Rofiq untuk melihat pemandangan.

Namun saat itu datang dua orang begal di antaranta Arick Saifullah yang menghunus sebuah celurit dan meminta motor yang mereka tumpangi.

Irvan Bahri (19) pun melawan dan akhirnya berhasil merebut celurit dari tangan begal hingga akhirnya para pembegal itu lari dan kondisi terluka dan akhirnya meninggal dunia. Irfan pun sempat disebut-sebut jadi tersangka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here