Artidjo Pensiun, Terungkap Cerita Pernah Mau Dibunuh Ninja Saat Tugas di Timtim

0
165
Hakim Agung Artidjo Alkostar (foto: Ist)

ORANYENEWS- Menjadi Hakim Agung bukan perkara mudah, banyak tantangan dan ancaman yang telah dilewati seorang Artidjo Alkostar. Saat pensiun, dia mengungkap cerita hampir dibunuh Ninja. Bagaimana ceritanya?

Peristiwa itu terjadi tahun 1992, Artidjo Alkostar saat itu bertugas di Timor-Timor sebelah terpisah dari NKRI. Tragedi ini terjadi jam 12.00 WIB.

Hakim Agung Artidjo Alkostar (foto: Ist)

“Pernah mau dibunuh saya jam 12.00 malam. Tapi Allah SWT melindungi saya,” katanya.

Ninja tersebut datang, tapi yang didatanginya bukan Artidjo, melainkan asistennya.

“Yang didatangi oleh ‘ninja’ itu, ‘ninja’ tahu lah di Timtim itu siapa ‘ninja’. Itu asisten saya. Keliru. Bukan saya kebal, bukan. Tapi dia keliru. Allah SWT melindungi saya,” katanya.

Lain itu, Artidjo juga pernah diancam penembak misterius. Ada yang memberi kabar ke Artidjo mengenai penembak misterius yang mengintai dirinya.

“Waktu saya membela kasus-kasus pembunuhan misterius dulu. Saya pernah diancam, ‘Artidjo kamu jangan sok pahlawan, penembak misterius datang ke tempat tidur kamu,’ katanya. Tentu ini saya hiraukan,” ujar Artidjo mengenang.

Artidjo mengatakan, latar belakang dirinya membuatnya tidak takut menghadapi ancaman dari mana pun.

” Sejak kecil saya sudah menjadi joki karapan sapi, berkelahi gulat, dan silat. Jadi tidak memungkinkan. Darah Madura saya tidak memungkinkan untuk menjadi takut sama orang,” tutup Artidjo.

Artidjo terkenal sebagai hakim pemberani, setiap koruptor yang ditanganinya selalu mendapat hukuman berat, sehingga dia menjadi momok bagi koruptor yang mengajukan banding.

Ancaman pembunuhan terhadap hakim tidak main-main, salah satu korbannya adalah Hakim Agung Syarifuddin yang ditembak mati oleh putera mantan Presiden Soeharto,  Tommy Soeharto, saat tengah menangani kasusnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here