Bercanda Bawa Bom,  Begini Nasib yang Diterima Penumpang Lion Air

0
241

ORANYENEWS- Jangan bercanda di waktu yang tidak tepat. Saat marak teror bom di sejumlah wilayah di Indonesia, malah bercanda mengaku bawa bom saat ditanya petugas Bandara. Akibatnya, inilah yang diterima penumpang dari maskapai penerbangan LionAir

Peristiwa bermula saat penumoanf LiorAir rute Tarakan-Surabaya bernama Eka Friendi hendak pulang kampung bersama 8 orang temannya, Jumat (18/5/2018) pukul 11.30 Wita. Mereka hendak ke Bojonegoro dengan menggunakan LionAir

Saat memasuki pintu SCP II di lantai II terminal Bandara Juwata Tarakan, tiba-tiba tas milik Eka berbunyi.

Mendengar alat berbunyi ini, petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan menanyakan kepada Eka, apa isi di dalam tasnya namun tanpa diduga ternyata Eka menyebut di dalam isi tasnya bom.

Mendapat jawaban tersebut, petugas kembali mengajukan pertanyaan lag dan mendapat jawaban yang sana, yaitu bom.

Mendapat jawaban tersebut sebanyak dua kali, petugas Avsec pun langsung menahan Eka dan menyerahkan kepada anggota kepolisian Polres Tarakan, untuk diperiksa lebih lanjut atas ucapan yang dilontarkannya.

Kepala Keamanan Bandara Juwata Tarakan, Yunus Tanglo mengungkapkan, pihaknya menahan Eka, karena jawabannya yang mengatakan di dalam isinya ada bom. Ia pun langsung ditahan.

“Tadi ditanya petugas kita isi tasnya dijawab dua kali katanya bom,” katanya.

Yunus mengatakan, Eka merupakan seorang pekerja tambang batu bara di Pulau Bunyu.

Datang ke Kota Tarakan, karena hendak pulang kampung bersama rekan-rekannya dengan menggunakan pesawat Lion Air melalui terminal Bandara Juwata Tarakan.

Eka mengaku, ia orangnya senang bercanda, sehingga saat saat ditanya oleh petugas bandara apa isi tasnya ia pun dengan nada bercanda dan menjawab seenaknya bahwa isi tasnya bom.

Ia pikir nanti petugas bandara juga dapat melihat isi tasnya pada saat dibuka nanti.

“Saya tadi itu cuma becanda saja, saya pikir nanti tas yang saya bawa juga dilihat petugas. Eh tidak tahunya jadi begini,” ujarnya.

Akibat ulah isengnya itu, mau tidak mau Eka terpaksa batal berangkat ke kampung halamannya dan harus berurusan dengan kantor kepolisian Polres Tarakan.

Makanya jangan suka bercanda atau iseng di waktu yang tidak tepat yaa..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here