Perintahkan Teror dari Penjara, Pemimpin ISIS Indonesia Dituntut Hukuman Mati

0
219

ORANYENEWS- Aman Abdurahman, pria yang disebut pimpinan ISIS Indonesia, dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa menyebut Aman Abdurahman bertanggungjawab atas serangkaian aksi terorisme di Indonesia sejak tahun 2009.

Tuntutan yang dibacakan Jaksa Anita di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat 18 Mei 2018, menyatakan “Menuntut supaya najelis hakim menjatuhkan tuntutan pidana dengan hukuman pidana mati”.

Dalam tuntutannya, Aman dianggap melanggar pasal 14 juncto Pasal 6, subsider pasal 15 juncto Pasal 17 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dan Pasal 14 juncto Pasal 7 subsider pasal 15 juncto pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Walaupun berada di dalam penjara, Aman Abdurahman ditengarai mengendalikan aksi terorisme dari balik jeruji

Tahun 2008, Abu Sulaiman aka Aman Abdurahman memberikan ceramah dan membuat buku seri Materi Tauhid yang isinya bermuatan pemahaman Takfiri dan menyerukan memerangi pemerintah yang sah.

Aksi dakwahnya tidak berhenti walaupun berada di Lapas Nusakambangan tahun 2009 dalam kasus pelatihan militer di Aceh. Bahkan, Aman banyak membaiat pengikutnya dan mendirikan JAD yang berkiblat kepada ISIS (Negara Islam Suriah-Irak).

Kemudian dari balik jeruji penjara, Aman Abdurahman memerintahkan untuk melakukan aksi teror serupa seperti yang terjadi di Paris Prancis, sehingga di Indonesia terjadi Bom Thamrin, Bom Kampung Melayu, penyerangan gereja di Samarinda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here