Ini Jawaban Mengapa Wanita Tega Bawa Anak dalam Aksi Bom Bunuh Diri

0
172

ORANYENEWS- Aksi terorisme yang melibatkan wanita dan anak-anak, merupakan hal baru di Indonesia. Tentu saja, banyak orang bertanya mengapa seorang wanita mau melakukan aksi bunuh diri, mengapa juga mereka tega membawa anak-anaknya dalam aksi bom bunuh diri. Dimana rasa keibuan mereka?

Begitulah sebagian besar dari banyak pertanyaan yang berkecamuk saat aksi bom teror yang melibatkan wanita dan anak-anak, di 3 gereja, rusun di Sidoarjo, dan Mapolres Surabaya.

Tercatat 3 orang ibu pelaku terorisme tewas, 11 anak-anak ikut terlibat, 4 di antaranya selamat dari kematian. Lalu, bagaimana menjawab mengenai aksi teror ibu dan anak ini?

Seorang psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC, membuat sebuah analisa aksi bom bunuh diri 13 Mei yang melibatkan ibu dan anak dengan tajuk:

PERSPEKTIF PSIKOLOGI-SOSIOLOGI TERHADAP TERORIS WANITA DAN KAITAN DENGAN PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP AKSI TERORISME

Dalam tulisan tersebut, dia mengisahkan bahwa pelaku terorisme wanita di dunia bukan hal baru. Di erah 1970-1980-an, sebuah organisasi di Amerika Latin dengan nama organisasi Sandinista National Liberation Front disingkat FSLN di Nicaragua; Farabundo Marti National Liberation Front (FMLN) di El Savador; Shining Path di Peru.

Organisasi teroris tersebut menggunakan strategi melakukan serangan dengan menggunakan wanita dan anak-anak. Serangan ini seringkali tidak disangka pihak lawan mereka

“Stereotip wanita sebagai seseorang yang memiliki karakter ke-ibuan penuh kasih dan anak anak yang terlihat tidak berbahaya bahkan rapuh seringkali lolos observasi dan kecurigaan dari petugas keamanan setempat,” tulis Elizabeth.

Lain itu, saat melakukan perjuangan, wanita memiliki daya tahan, keberanian, dan kemampuan yang tinggi saat terpojok dibandingkan kaum pria. Kemudian, wanita juga lebih foks dan tidak terganggu saat menjalankan tugas, dibandingkan kaum pria.

Lalu, bagaimana dengan motivasi seorang wanita, seorang ibu melakukan aksi terorisme. Ikuti artikel selanjutnya bertajuk “Teroris Wanita Lebih Berdarah Dingin Dibandingkan Pria”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here