Ini Profile dan Foto Keluarga Bomber 3 Gereja di Surabaya

0
264

ORANYENEWS- Sebuah keluarga pengebom 3 gereja di Surabaya akhirnya terkuak penampakannya. Keluarga Dita Oepiarto ini melakukan aksi bom bunuh diri membawa keempat anak mereka yang masih remaja dan anak-anak.

Dita Oepiarto disebut Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagai pimpinan JAD Surabaya, organisasi yang mendukung ISIS di Indonesia, yang dipimpin Aman Abdurahman.

Keluarga ini, menurut Kapolri, pernah terbang ke Suriah untuk membela ISIS. Selama di sana, mereka mendapatkan pelatihan strategi, menembak, hingga membuat bom.

Kemudian dia kembali ke Indonesia, kemudian tinggal di sebuah kontrakan di Perumahan Wonorejo Asri Blok K/22A, Rungkut, Surabaya. Dia tinggal di rumah tersebut sejak tahun 2010.

Dita dikenal tetangga sebagai penjual obat herbal. Dia sering membawa dua anak lakinya untuk ikut ke musalla.

Kapolri menduga, kerusuhan di Mako Brimob sudab direncanakan dan bertujuan untuk membangkitkan sel-sel teroris di Indonesia yang tengah tertidur. Sehingga, persoalan makanan dan jenguk hanyalah rekayasa belaka dalam mencari alasan.

Sejak peristiwa Rutan Brimob sejumlah sel teroris bangkit, dari penusukan anggota brimob dengan pisau beracun, serangan dua wanita bercadar, hingga sejumlah sel di Sukabumi dll yang mengincar kantor dan personel polisi mulai bangkit.

Di antaranya adalah Dita Oepiarto, sang pimpinan JAD Surabaya. Dia membagi peran dengan istri dan anak-anaknya dalam menjalankan misi bunuh diri. Dita mengendarai mobil membawa istri dan dua anak perempuan mereka yang masih kecil. Dua anak laki-laki mereka yang masih remaja mengendarai motor.

Dita menurunkan istri dan kedua anak mereka yang masih kecil di dekat Gereja Kristen Indonesia (GKI),  kemudian Dita berangkat menuju ke Gereja Pantekosta mengendarai mobil, sedangkan dua anak lakinya mengendarai sebuah motor ke gereja Santa Maria.

Mereka sekeluarga memaksa masuk ke dalam gereja, guna mendapatkan korban yang banyak dari jamaah gereja. Tapi aksi mereka terhenti di pos penjagaan dan meledakkan diri di tempat tersebut.

Tercatat korban meninggal dunia dalam peristiwa ini mencapai 14 orang dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here