27 Jam Disandera, Bripka Iwan Sarjana Dibebaskan dengan Kondisi Lebam di Wajah

0
363

ORANYENEWS- Setelah 27 jam melalui negosiasi yang alot, akhirnya Bripka Iwan Sarjana dibebaskan dari penyanderaan, dengan kondisi lebam di wajah dan luka di bagian tubuhnya.

Iwan dibebaskan tak lama setelah pihak kepolisian mengirimkan 150 bungkus makanan kepada napi teroris yang menyandera Bripka Iwan pada pukul 00.00 WIB.

Bripka Iwan Sarjana (tengah) saat dibebaskan dari penyanderaan napi teroris. (foto: Ist)

“Kondisinya luka-luka, luka lebam di muka dan beberapa bagian tubuhnya,” sambung Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto.

Meski begitu, napi teroris masih menguasai blok A, C, B, dan Rutan Mako Brimob Kelapa Dua dengan senjata hasil rampasan dari tangan penjaga blok.

“Polri masih mengendalikan, negosiasi lain masih kita lakukan karena senjata masih di dalam. Kalau senjata ini kan dia masih rawan,” katanya.

Kini, Bripka Iwan Sarjana berada di RS Polri sementara di Rutan Brimob, Polisi masih terus melakukan negosiasi untuk mengendalikan para napi yang sebelumnya membuat kerusuhan.

Kericuhan di Mako Brimob terjadi hari Selasa pukul 21.30 WIB, dipicu persoalan makanan napi Wawan Kurniawan alias Abu Afif yang dititip keluarganya ke polisi yang tidak berada di lokasi.

Tidak terima, kemudian dia marah dan memprovokasi tahanan lain untuk melawan, serta menjebol pintu teralis dan tembok. Kemudian, berhamburan melumpuhkan sejumlah petugas dan merebut senjata apinya.

Tercatat, lima orang polisi dan seorang napi teroris tewas dalam bentrokan tersebut. Bripka Iwan Sarjana disandera, sebelum kemudian dibebaskan.

Abu Afif merupakan Amir JAD Pekanbaru, Riau. Dia ditangkap Oktober 2017 di Riau karena merencanakan dan melatih Senjata sejumlah orang untuk menyerang kantor polisi di Pekanbaru, Riau. Dia dicocok bersama empat anggota lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here