Napi Teroris Live Streaming dari Rutan Brimob, Tampilkan Dua Orang Tertembak

0
522

ORANYENEWS- Bentrokan terjadi di Rutan Mako Brimob,  Depok, Jawa Barat. Dikabarkan, napi teroris mencoba merebut senjata aparat. Dari balik penjara narapidana melakukan live streaming menggambarkan situasi hingga dua orang yang tertembak di dalam bentrokan tersebut.

Diedarkan di sosial media melalui akun facebook Al Muhajjir dan akun Go Live sem_maliik87, sejumlah foto dan video yang terjadi di dalam penjara pun dapat diakses masyarakat luas.

Salah satu video yang diposting di IG berdurasi 1.13 menit, menampilkan sosok seorang pria diperban karena tertembak di lengan tengah berorasi dengan berapi-api dari dalam ruang penjara, kemudian juga tampak seorang napi yang diperban di bagian dada, disebutkan ada dua tembakan yang bersarang di dada.

Lain lagi akun Al Muhajjir di facebook, dia membuat status sejak jam 10 malam berisikan ajakan kepada kelompoknya untuk mendoakan rekan-rekannya di dalam penjara yang tengah bentrok dengan Brimob.

Status lain, berisikan video sejumlah narapidana di dalam penjara tengah melakukan baiat kepada pemimpin ISIS Abu Bakar Al Bhagdadi, yang dikabarkan sudah tewas pada Juli 2017 lalu.

Selanjutnya, status Al Muhajjir juga menampilkan sejumlah senjata api yang diklaimnya berhasil direbut napi teroris dari pihak kepolisian. Dia juga menyebut satu napi tewas meninggal dunia karena kehabisan darah, dan sejumlah anggota Brimob mengalami luka tembak.

Karo Penmas Div Humas Mabes Polri Brigjen M Iqbal di Mako Brimob, Depok, Rabu 9 Mei 2018 mengimbau masyarakat tidak terhasut informasi terkait kerusuhan tersebut yang beredar di media sosial.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Tidak terhasut informasi yang ada di media sosial yang beredar,” kata Brigjen M Iqbal

Dia juga meminta masyarakat tidak memercayai informasi yang beredar di sosial media.

“Foto dan informasi yang beredar di media sosial jangan dipercaya. Mari kita saring dulu sebelum memvonis bahwa itu benar,” lanjutnya.

Dia menegaskan, polisi saat inimasih menyelidiki insiden itu. Polri juga belum bisa menjelaskan secara detail insiden yang terjadi pada Selasa (8/5) sekitar pukul 22.00 WIB itu. Namun ada sejumlah petugas yang terluka akibat kerusuhan.

“Ada beberapa korban luka ya. Dari petugas ya,” ujar Iqbal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here