6 Fakta Penghina Nabi Muhammad “Rendra Hadi”, No 5 Tak Dipercaya Polisi

0
387

ORANYENEWS- Rendra Hadi Kurniawan kini ditahan polisi setelah dilaporkan GP Ansor, dan ditangkap polisi, karena perbuatannya menghina Nabi Muhammad SAW di akun facebooknya. Dari penangkapan tersebut, terkuak sejumlah fakta mengenai pribadi pria yang tinggal di Mojokerto tersebut. Lalu, siapakan Rendra dan apa motifnya melakukan penghinaan seperti itu?

Berikut adalah 6 fakta yang dikumpulkan Oranyenews:

1. Memposting Hinaan kepada Nabi Muhammad SAW

Rendra Hadi Kurniawan, warga Sidoarjo, memposting sejumlah video, di antaranya adalah sebuah video berdurasi 8 menit. Dalam video tersebut, dia mengendarai mobil sambil berbicara dan diabadikan di dalam sebuah video. Tampak di belakangnya, dua orang wanita berhijab.
Dalam video tersebut, Rendra tampak marah-marah, memaki-maki hingga menghina Nabi Muhammad SAW, dengan sangat kasar.

Rendra Hadikurniawan (foto: facebook)

Tak hanya sekali, dalam beberapa video dia juga melakukan hal yang sama.
Tidak terima dengan video tersebut, Wakil Ketua GP Ansor Sidoarjo, Rachmad Muzayin, melaporkan aksi meresahkan dan melukai umat Islam tersebut ke Polresta Sidoarjo.

“Dalam unggahan di facebook, terlihat menghina Nabi Muhammad. Agar tidak menambah keresahan di masyarakat, kami sepakat melapor ke Polresta Sidoarjo,” kata Rachmad.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, membenarkan ada pelaporan terkait hal tersebut. Polisi akan menindaklanjuti. “Untuk data lengkap, kita sudah pegang dan akan segera dibuatkan pelaporannya. Selain itu, lokasi tempat tinggal rumahnya sudah diketahui,” kata Harris.

2. Partai Demokrat Minta Maaf

Ternyata, Rendra Hadi Kurniawan adalah kader Partai Demokrat yang terdaftar di DPC PD Sidoarjo. Untuk itu, Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean menyampaikan permintaan maafnya atas ulah Rendra yang menyakiti umat Islam.

PD, kata Ferdinan sangat menyayangkan dan menyesalkan peristiwa tersebut. Rendra sudah melenceng dari sikap PD yang mengusung moto partai nasionalis-religius.

“Untuk itu, kami Partai Demokrat meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada umat Islam seluruh dunia atas perilaku kader tersebut,” ucap dia.

3. Dipecat Partai Demokrat

Tak berhenti meminta maaf, Partai Demokrat juga melakukan tindakan tegas dengan memecat Rendra Hadi Kurniawan sebagai kader Partai Demokrat.

Meskkipun disebutkan bahwa Rendra mengalami gangguan kejiwaan, tapi apapun alasannya, penghinaan Nabi Muhammad yang menyakiti umat Islam tidak ada toleransi.

“DPC PD Sidoarjo agar segera memberhentikan yang bersangkutan dengan tidak hormat. Menyerahkan yang bersangkutan kepada penegak hukum atau polisi dan memastikan proses hukumnya berjalan. Tidak ada ampun bagi penghina dan penista agama,” ujar Ferdinand.

4. Rendra Akhirnya Ditangkap di Mojokerto

Polisi bergerak cepat. Setelah mendapat laporan, Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery langsung memerintahkan anggotanya mencari dan menangkap Rendra Hadikurniawan, pria kelahiran Banyuwangi 7 Desember 1979.

Rendra kemudian berhasil ditangkap di rumahnya, Dusun Jara’an RT 03 RW 03, Desa/Kecamatan Trawas, Mojokerto sekitar pukul 12.00 WIB. Tersangka juga mempunyai rumah di Perumahan Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002 RW 011, Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

5. Usai Bercerai, Rendra Disebut Tetangga Sering Melantur

Kuncoro Aji (43), salah seorang tetangga mengakui bahwa dia pernah tinggal di rumah Perumahan Taman Paris. Bersama istri dan anaknya, Rendra tinggal di perumahan tersebut pada tahun 2014.

Dia mengaku tak tahu permasalahan keluarga Rendra hingga akhirnya bahtera rumah tangga pasutri itu hancur dengan perceraian. “Setelah cerai, omongan Rendra sering ngelantur,” ungkap Kuncoro.
Kuncoro mengungkap usai cerai, Rendra pernah berbisnis rumah makan di Bali, namun hanya bertahan setahun. Saat Rendra masih ke rumah lamanya, obrolan Rendra tidak dapat dimengerti, dan cenderung melantur, serta aneh-aneh.

Namun, Kabid Humas Polda Jatim tidak mau langsung memercayai pelaku terganggu kejiwaannya, pasal ya pelaku mampu membawa kendaraan dan melakukan video selfie.

Sebab itu pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif.

6. Orangtua Sakit-Sakitan, Rendra Pernah Diobati Kyai

Perilaku Rendra ternyata membuat orangtuanya sakit-sakitan, apalagi setelah upaya keluarga membawa Rendra ke sejumlah kyai untuk mengobatinya, tetapi sikap dan perilaku Rendra tidak kunjung berubah.

Menurut Kuncoro, fisik Rendra tetap sehat, tetapi jika berbicara sesama tetangga selalu mengkritisi pemerintahan, agama dan tokoh agama.Tapi, tetangga berkesimpulan omongan Rendra yang ngalor-ngidul diakibatkan stress.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here