6 Wajah Spesialis Peremas Payudara, Alasan No 6 Tak Masuk Akal

0
678

ORANYENEWS- Aksi meremas payudara wanita di tengah jalan belakangan ini marak terjadi. Setidaknya sejak Januari-April 2018, terdapat 7 pelaku yang ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dari usia di bawah 17 tahun hingga sudah berumur. Kemudian, motif aksi remas beragam dari mistis hingga nafsu birahi.

Berikut daftar pelaku remas payudara:

1. Bermula dari Krupuk, Terjadi di Gang Sempit Cipinang

Pelaku peremas di gang sempit Cipinang, Jakarta Timur.

Namanya tak sebagus perilakunya, Rifki Abdillah (24) adalah seorang pemuda yang suka nongkrong, lalu melihat seorang wanita muda (DK) berusia 19 tahun melintas di gang sempit Cipinang, Jakarta Timur, usai membeli kerupuk.

Melihat DK sendirian, nafsu birahi Rifki pun muncul, kemudian mengikuti dari belakang. Melihat situasi aman, dia langsung memeluk dari belakang hingga terjatuh dan meremas payudara DK 2 kali. Tak terima, DK melawan hingga kepalanya dibenturkan ke aspal, tangan Rifki pun digigit hingga kemudian melarikan diri.

Sandal yang tertinggal menjadi petunjuk polisi hingga berhasil membekuk Rifki di rumah temannya di Bekasi Timur. Rifki yang mengaku baru sekali melakukan aksinya mengaku menyesal. “Saya menyesal pak,” sambil melihat kedua tangannya yang diborgol.

2. Jalan Sepi dan Hujan Rintik di Playen Gunung Kidul

Pelaku peremas di Gunung Kidul.

RHN (35) memanfaatkan situasi jalan di Hutan Tleseh, Playen, Gunung Kidul, yang sepi dan hujan rintik-rintik untuk meremas payudara P (19), warga Piyungan, Bantul, Yogyakarta.

Motor korban dipepet kemudian tangan kirinya meremas payudara korban hingga motornya nyaris terjatuh karena kaget. Pelaku kemudian kabur, tapi berhasil mengingat nomor plat motor pelaku yang kemudian menjadi petunjuk menangkap pelaku.

3. Remas Payudara untuk hilangkan stress karena menganggur

Pengangguran stress, peremas payudara di Depok

Ada saja motif alasan seseorang dalam menjalankan aksinya. Seperti pelaku pelecehan seksual dengan meremas payudara di jalananan Depok ini. Namanya Ilham Sanin (29) di, pada Kamis 11 Januari 2018 pukul 14.29 WIB, dia meremas payudara AF (22) yang tengah berjalan kaki di Jalan Kuningan Datuk, Kemiri Muka,  Beji, Depok.

Peristiwa yang terekam CCTV itu langsung dilaporkan ke polisi dan mengunggahnya di sosial media hingga akhirnya Ilham Sanin ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok.

4. Remas Pasien yang Tengah Sakit

Sebagai perawat, harusnya Zunaidi Abdullah membantu pasien yang tengah sakit atau dalam masa pemulihan. Tapi, justru dia dianggap memanfaatkan kondisi pasien yang tengah setengah sadar karena obat bius dengan meremas payudaranya.

Setelah sadar, pasien National Hospital Surabaya ini menangis dan diabadikan melalui video dan mendesak agar Zunaidi mengakui perbuatannya. Dia pun mengaku khilaf dan dipecat dari rumah sakit.

Selanjutnya dia menghilang dari rumah, tapi berhasil ditemukan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Zunaidi yang mendapatkan pembelaan dari organisasi perawat ini mengajukan praperadilan, namun ditolak majelis hakim.

5. Kena Karma Usai Meremas Payudara Ibu-Ibu

Pelaku peremas susu (foto: yuni rusmini)

Warg Sukoharjo, RA tak menyangka saat dirinya berkendara motor bersama dua anaknya pada Jumat 20 April 2018 malam, mendadak seorang anak muda mendekati dan meremas payudaranya.

Kaget dengan aksi pelecehan seksual yang dilakukan AS (16) membuat RA berteriak sehingga pelaku panik dan melarikan motornya, karena kondisi jalanan saat itu ramai, AS pun menabrak sebuah mobil dan jatuh, hingga berhasil ditangkap warga.

Pemuda di bawah umur ini diduga sudah beberapa kali melakukan aksinya  di jalur Tawang-Watukelir, Manang-Baki, dan Gentan-Mayang. Pasalnya, beberap wanita mengaku pernah menjadi korban aksi remas payudara tersebut.

6. Meremas Payudara karena Bisikan Gaib

Syahputra, peremas di Talaud, Medan.

Ada-ada saja alasan Syahputra (35), duda yang membuat resah warga Talaud, Medan ini. Mengaku didorong bisikan gaib, dia beraksi di jalan meremas payudara siswi SMA. Padaha aksinya sudah dilakukan sebanyak 7 kali.

Dalam aksinya yang terakhir, tertangkap CCTV, hingga akhirnya berhasil ditangkap setelah ditelusuri polisi.

“Habis dengar bisikan aku biasanya keluar cari orang yang bisa diremas payudaranya,” ungkap Syahputra saat  pemaparan kasus, Selasa petang.

Setelah itu, lanjutnya, dia langsung lebih bergairah. Kemudian, pulang untuk masturbasi. “Kalau belum pegang, enggak keluar hasratku,” ucapnya.

Tersangka akan dikenakan pasal 289 KUHP dan pasal 82 Jo 76 huruf e UU perlindungan anak, dengan ancaman hukuman minimal maksimal 15 tahun kurungan penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here