“Tukar Pasangan Bukan Gangguan Jiwa!”

0
533

ORANYENEWS- Polisi baru-baru membongkar kelompok swingers atau pelaku tukar pasangan di Surabaya, dengan pelaku 3 pasangan suami istri. Polisi berencana melakukan tes kejiwaan pelaku. Tapi, ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa perilaku tukar pasangan bukanlah gangguan jiwa.

Penilaian tersebut disampaikan pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri, Kamis 19 April 2018

“Polisi dikabarkan mencari tahu penyimpangan jiwa para swingers di Surabaya. Ditunggu-tunggu, apa yg akan menjadi temuan atas pemeriksaan terhadap kondisi psikis pada pelaku tersebut, ” katanya.

Dia melanjutkan bahwa kelompok-kelompok swingers di negara-negara lain sudah banyak Mereka orang yang tidak punya kondisi kejiwaan abnormal.

“Tidak ada diagnosa yang secara spesifik membedakan kondisi kejiwaan mereja dengan selain mereka. Ada swingers yang sudah menikah yang bahkan mengaku bahwa gaya hidup tersebut justru mengharmoniskan perkawinan mereka,” katanya.

Indra melanjutkan bahwa Swingers adalah perselingkuhan yany legitimate, begitu katanya. Menjadi swingers adalah keputusan rasional dan consensual (mau sama mau), bukan gejala kelainan jiwa. Jadi sepertinya tidak akan ada diagnosa khusus yang bisa dibangun atas diri para swingers di Surabaya.

Tapi menurutnya, swingers adalah orang-orang dengan penyimpangan moral. Mereka menabrak standar moral bahwa kesetiaan dan kontak badaniah adalah sakral antara suami dan isteri.

“Swingers juga pelaku pelanggaran hukum. Esensi swingers adalah perzinaan, dan KUHP punya pasal tentang itu. Dengan esensi tersebut pemeriksaan psikologis swingers tidak terlalu penting. Tapi rumitnya adalah perzinaan merupkan delik aduan yang hanya bisa diperkarakan oleh suami maupun isteri si pezina,” katanya

Karena memakai pasal perzinaan sepertinya mudah, maka apakah pasal tentang perbuatan asusila yang akan polisi pakai?

“Apakah perzinaan adalah kasus yang jarang terjadi? Kalau sangat banyak kenapa mata kita baru terbelalak pada kasus perzinaan di Surabaya?

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here