Bantah Suntik Mayat, RS Siti Khodijah Beberkan Kronologis Peristiwa

0
117
Rumah Sakit Khodijah (foto: Ist)

ORANYENEWS- Rumah Sakit Siti Khodijah membantah tudingan keluarga pasien bernama Supariah (67 tahun) bahwa dokter dan perawat telah menyuntik mayat atau pasien yang sudah meninggal dunia. Mereka pun membeberkan kronologis versi rumah sakit.

Kuasa Hukum RS Siti Khodijah menceritakan bahwa pasien bernama Supariah masuk rumah sakit pada 21 Desember 2017 karena menderita sakit stroke. Saat itu, dokter spesialis saraf, yaitu dokter Hamda yang menangani pasien.

Kemudian, pada hari yang sama pukul 22.00 WIB perawat yang bertugas membangunkan pasien yang tengah tidur karena akan diberikan injeksi Vomceran dan OMZ. “Sebelum diinjeksi (suntik) denyut nadi, pernafasan, dan tensi darah pasien diperiksa. Saat itu pasien dalam kondisi normal, nafas teratur, dan denyut nadi kuat,” katanya.

20 menit kemudian, dokter Hamdan datang dan hasil pemeriksaan dokter nasi pasien berdenyut 74 kali permenit. Bahkan, saat dokter memeriksa, kondisi pasien masih hidup dan keluarga pasien yang menunggu mengetahui itu.

“Pada pukul 22.35 dokter Hamdan meninggalkan pasien untuk visit pasien lainnya,” kata Masbuhin.

Kemudian, pukul 22.45, keluarga menghubungi perawat agar pasien diperiksa. Saat diperiksa, tensi darah pasien tidak teratur, nadinya tidak teraba. Perawat lantas menghubungi Dokter Hamdan. “Dokter Hamdan melakukan pikat jantung, tetapi tidak mampu menyelamatkan jiwa pasien,” katanya.

Kemudian, ditunggu hingg pukul 23.00 WIB, pasien juga belum merespons. Dokter lalu menyimpulkan bahwa pasien tersebut meninggal, karena serangan jantung. “Dari kronologi itu jelas, apa benar kompetensi perawat dan dokter kami separah itu, tidak bisa bedakan antara orang hidup atau mati,” kata Masbuhin.

Menurutnya, keluarga pasien kecewa dan nekat menyebarkan video tersebut karena tidak sabar menunggu. Pasalnya, memang jumlah pasien yang masuk dan tenaga medis saat itu tidak seimbang, sehingga visit harus dilakukan secara bergantian.

Sebelumnya beredar video keluarga pasien tengah memarahi dokter dan perawat karena telah menyuntik anggota keluarga mereka, padahal kondisinya saat itu sudah meninggal dunia. Akibatnya, keluarga pasien pun melaporkan rumah sakit dan dokter karena telah melakukan kelalaian dalam penanganan medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here