Google Doodle Hari Ini, Merayakan Taman Nasional Lorentz

Google Doodle Hari Ini, Merayakan Taman Nasional Lorentz

Oranyenews.com, Jakarta – Melihat tampilan Google hari ini, Rabu (04/12/2019), akan terlihat gambar (Google Doodle) yang tengah merayakan pengukuhan Taman Nasional Lorentz.

Melansir dari situs Wikipedia, Taman Nasional Lorentz merupakan sebuah taman nasional yang berlokasi di provinsi papua, Indonesia.

Taman nasional ini mempunyai luas 2,4 juta hektar dan merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara.

Untuk saat ini, taman tersebut masih belum dipetakan ataupun dijelajahi. Didalamnya terdapat begitu banyak tanaman asli, hewan, dan juga budaya.

Sekedar informasi, pada tahun 1999, taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Lebih lanjut, Taman Nasional Lorentz menyimpan keanekaragaman hayati paling lengkap didunia. Yang membentang diantara gugusan Cartenz Pyramid, Provinsi Papua, dan merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

Nah, pada tampilan awal (laman muka) Google hari ini, tampak desain Doodle yang didedikasukan untuk Taman Nasional Lorentz.

Yakni dengan memperlihatkan seekor burung berwarna cokelat serta dengan latar gunung dan keanekaragaman tumbuhan.

Pada laman resmi World Heritage Unesco, Taman Nasional Lorentz merupakan satu-satunya kawasan lindung di dunia yang menggabungkan transek ekologis berkelanjutan.

Yakni dimulai dari puncak gunung dengan selimut salju pada lingkungan laut tropis. Serta termasuk juga lahan basah pada dataran rendah yang sangat luas.

Dijelaskan pula pada sumber Wikipedia, nama Taman Nasional Lorentz bermula dari nama seseorang penjelajah asal Belanda.

Penjelajah tersebut bernama Henderikus Albertus Lorentz, yang melewati daerah tersebut sekitar tahun 1909.

Sedangkan pada tahun 1999, Unesco pun mengukuhkan Taman Nasional Lorentz sebagai salah satu situs warisan dunia.

Dan dua tahun sebelumnya, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, menetapkan Lorentz sebagai taman nasional.

Namun, pada dokumen yang baru-baru ini dirilis oleh WHC Unesco pada situs resminya, komite warisan dunia pada keputusan nomor 43 COM 7B.9, meminta pada pemerintah Indonesia untuk meninjau ulang jalan penghubung Habberna-Kenyam.

Pasalnya, jalan tersebut dinilai sudah berisiko terhadap perlindungan Taman Nasional Lorentz.

Dimulai dari tahun 2003 hingga saat ini, WWF-Indonesia Regoin Sahul Papua, tengah melakukan pemetaan wilayah adat dalam kawasan Taman Nasional Lorentz.

Menurut dari data Unesco, menunjukkan setidaknya ada 123 spesies mamalia yang hidup di Taman Nasional Lorentz.

Jumlah tersebut hanya mewakili sekiar 80 persen dari total fauna mamalia di Papua.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here