Fakta Dibalik Viralnya Video Mesum Di Kendari Yang Diduga Mahasiswi

Fakta Dibalik Viralnya Video Mesum Di Kendari Yang Diduga Mahasiswi

Oranyenews.com, Kendari – Sebelumnya sudah viral video mesum yang diduga pemerannya adalah seorang mahasiswi.

Sesuai fakta, video mesum tersebut memang sempat membuah heboh warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pada video yang beredar di sosial media Whatsapp tersebut, mempertontonkan adegan lelaki dan perempuan selayaknya pasangan suami istri.

Bahkan, pemeran dalam video dengan durasi 2 menit 46 detik tersebut, juga diduga merupakan seorang mahasiswi pada salah satu perguruan tinggi swasta di Kendari.

Ditelusuri lebih lanjut, pemeran wanita dalam video ada indikasi merupakan warga Desa Amoito, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra.

Sedangkan untuk pemeran pria, tidak tampak dalam video lantaran tidak terlihat kamera.

Usmin Mahseng selaku Kepala Desa Amoito, ketika dikonfirmasi dirinya menyebutkan bahwa ada kemiripan antara pemeran wanita dengan salah satu warganya.

“Memang ada kemiripan dengan salah satu warga saya, tapi saya juga jarang ketemu,” papar Usmin, Kamis (14/11/2019).

Sedangkan menurut yang dijelaskan oleh Kepala Subdit Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentaso (PPID), Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, direncanakan penyidik akan meminta konformasi pemeran wanita dalam video viral tersebut.

“Iya, besok rencananya akan dikonfirmasi (pemeran wanita),” jelas Dolfi.

Dolfi juga menyebut, sebelumnya pihak Reskrimus sudah menerima laporan terkait dengan pengaduan dari seorang wanita dengan inisial NH (22).

Perempuan tersebut merupakan warga Desa Amoito, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, yang dirinya merasa bahwa nama baiknya sudah dicemarkan lantaran beredarnya video tersebut.

Seperti yang dijelaskan, NH melapor secara resmi pada tanggal 29 Oktober 2019 sekitar pukul 12.00 WITA.

Dalam pelaporannya, ia membantah bahwa wanita dalam video tersebut merupakan dirinya.

Dalam hal ini, Dolfi juga memberikan himbauan pada warga dan kalangan masyarakat, supaya tidak lagi menyebarluaskan video syur tersebut.

Pasalnya, bisa saja si penyebar terjerat dengan Undang-undang ITE, dengan adanya ancaman hukuman penjara paling tidak selama lima tahun kurungan.

Sekedar menoleh kebelakang, memang terdapat beberapa video viral yang membuat heboh warganet. Tidak hanya pada kalangan perpesanan whatsapp saja, bahkan video tersebut juga ada pada beberapa jejaring sosial.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here