Dinsos DKI Dorong Warga Manfaatkan Fasilitas Masjid Hasyim Asyari

0
166

ORANYENEWS- Dinas Sosial DKI Jakarta mendorong warga Jakarta memanfaatkan fasilitas Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari tidak hanya untuk urusan ibadah namun juga kegiatan-kegiatan sosial. Karena masih ada beberapa ruang kosong yang seharusnya dapat dimanfaatkan warga untuk melaksanakan kegiatan sosial dan bahkan kegiatan ekonomi.

Itu disampaikan Kepala Sekretariat Pengelola Masjid Raya Suprapto saat ditemui diruangannya pada Senin (23/7). Ia mempersilakan warga untuk mengajukan permohonan kegiatan utamanya kegiatan yang berkaitan dengan sosial dan ekonomi. Sehingga warga dapat merasakan langsung manfaat dari fasilitas yang ada di Masjid Raya Hasyim Asyari yang berada di Jalan Daan Mogot KM. 14, RT.3/RW.14, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, DKI Jakarta.

“Diharapkan dengan hal ini dapat menjadikan Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari sebagai Ikon Jakarta dan selanjutnya menjadikannya sebagai pusat kegiatan ibadah Agama Islam dan kegiatan sosial lainnya,” ungkap Suprapto.

Selain itu, ini menjadi bagian dari wujud nyata dan langkah strategis dalam upaya mengembangkan syiar Islam di wilayah DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menetapkan Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari tersebut sebagai Masjid Raya Provinsi DKI Jakarta dengan fungsi sebagai kegiatan agama dan pelayanan sosial bagi masyarakat Provinsi DKI Jakarta.

Maka dari itu, sudah selayaknya segera dimanfaatkan warga dengan semaksimal mungkin untuk kepentingan warga. Pihaknya sendiri siap melayani apabila ada warga yang ingin memanfaatkan fasilitas yang ada di Masjid Raya Hasyim Asyari.

“Insya Allah kami bantu jika ada warga yang ingin pakai ruangan atau tempat di masjid ini. Kami terbuka lebar untuk kepentingan warga. Seperti visi Gubernur kami, Maju Kotanya, Bahagia Warganya,” papar Suprapto.

Masjid Raya KH.Hasyim Asy’ari dibangun dengan sejumlah fasilitas yang dapat menyokong beragam aktifitas atau kegiatan seperti ruang sholat utama di lantai 2 (dua), bagian sayap utara dan selatan baik di lantai 1 dan lantai 2 khusus untuk fasilitas lain seperti kegiatan sosial dan ekonomi serta dilantai 1 terdapat aula besar untuk convention halk maupun kegiatan lainnya.

Dengan luas lahan 2,4 ha dan luas bangunan masjid 1,7 ha dan berada di kawasan lahan dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (DPRKP) berdiri beberapa bangunan warga berupa rusunawa pesakih sebanyak 10 blok dan perkampungan warga RW 01 s
Semanan.

Di permukiman warga tersebut sudah ada beberapa masjid dan mushola yang dipergunakan untuk beribadah. Hal ini mengakibatkan masyarakat sekitar Masjid Raya KH.Hasyim Asy’ari belum seluruhnya memanfaatkan Masjid Raya sebagai tempat ibadah dan kegiatan lainnya

“Ada ruangan-ruangan di masjid raya yang masih kosong seharusnya bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk melaksanakan kegiatan sosial dan ekonomi. Namun karena masih belum lengkap sarana prasarana dan infrastruktur yg belum selesai seluruhnya mengakibatkan kegiatan ibadah dan kegiatan lainnya sedikit terganggu. Namun kami usahakan warga bisa menikmati fasilitas tersebut secara maksimal,” ujar Suprapto.

Berbagai komunitas masyarakat baik di tingkat wilayah sampai provinsi selama ini telah merespon baik dengan banyaknya komunitas masyarakat yang mengajukan permohonan untuk mengadakan kegiatan di Masjid Raya seperti dr forum BKB PAUD, forum PKG, forum Operator Dapodik, Himpaudi, komunitas kesehatan masyarakat, Remaja Masjid dan lainnya.

“Semoga ke depan semakin banyak yang bisa memanfaatkan masjid kita ini sebagai salah satu pusat kegiatan keislaman, sosial, dan ekonomi warga Jakarta,” kata Suprapto yang sedang mengikuti Dikklat pim III th 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here