Heboh Diskotek Stadium Buka Lagi di Era Anies, Begini Informasinya

0
389

ORANYENEWS- Netizen sejak kemarin heboh dengan kabar bukanya kembali Diskotek Stadium Club yang ditutup pada era gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Disebutkan, diskotek Stadium dibuka tapi berganti nama dengan nama 108 The New Atmosphere. Lalu bagaimana penjelasannya?.

Manajemen 108 The New Atmosphere pun angkat bicara dan menjelaskan mengenai pembukaan tempat mereka. Dalam rilisnalya dijelaskan bahwa yang akan dibuka pada tanggal 2 Juli 2018 mendatang adalah 108 The New Atmosphere, dan berbeda dengan Stadium Club.

“Sehubungan dengan adanya isu yang beredar di media sosial dan media online mengenai kabar bahwa Stadium Club telah dibuka kembali dan berganti menjadi 108 The New Atmosphere. Kami dari Management 108 The New Atmosphere mengklarifikasi bahwa berita-berita tersebut tidak benar dan berpotensi meresahkan masyarakat,” demikian penjelasan manajemen 108 The New Atmosphere.

Surat keterangan manajemen 108 The New Atmosphere melalui Kadis PTSP Edy Junaedi, Jumat (29/6/2018), menegaskan bahwa 108 The New Atmosphere berbeda dengan lokasi Stadium Club dulu

“108 The New Atmosphere beralamat di Jalan Hayam Wuruk nomor 108. Sedangkan Stadium Club berada di Jalan Hayam Wuruk nomor 111,” tulis  rilis tersebut.

Mereka pun menyertakan foto bangunan dari 108 The New Atmosphere sebagai bukti. Begini bunyi lengkap dari pihak Management 108 terkait kabar dibukanya kembali Stadium Club:

Klarifikasi Resmi Management 108

Sehubungan dengan adanya isu yang beredar di media sosial dan media online mengenai kabar bahwa Stadium Club telah dibuka kembali dan berganti menjadi 108 The New Atmosphere

Kami dari Management 108 The New Atmosphere mengklarifikasi bahwa berita-berita tersebut tidak benar dan berpotensi meresahkan masyarakat.

Adapun berita yang tidak benar itu sebagai berikut:
1. 108 The New Atmosphere beralamat di Jalan Hayam Wuruk no. 108
2. Sedangkan Stadium Club berada di Jalan Hayam Wuruk no. 111

Diharapkan agar semua elemen masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi berita tersebut yang beredar di media sosial.

Demikian pernyataan klarifikasi ini kami sampaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here