Hina Ulama NU, Kepala KUA Setiabudi Akhirnya Minta Maaf

0
294

ORANYENEWS- Penghinaan terhadap ulama Nahdlatul Ulama masih juga terjadi di media sosial. Tidak tanggung-tanggung, kali ini pelakunya adalah Kepala KUA Setiabudi bernama Madari. Dia memposting hinaan terhadap KH Yahya C Staquf di akun facebooknya.

Madari awalnya menjawab pertanyaan dari akun lain bernama Arifin atas postingan dirinya, “Naon eta kyai?”. Kemudian Madari menjawab, “Bingung lah kyai bocah pada berantem gara2 congornya Yahya Sakuf (Staquf) ngatain Islam penjajah”.

Ka-ki: Kasie Wakaf H.M Yunus Hasyim, Madari, H.Saiful R Dasuki dari GP Ansor (foto: Ist)

Tidak terima dengan kalimat yang tidak pantas tersebut, sejumlah anggota Banser di Jakarta Selatan pun mencari dan mendatangi kantor KUA Setiabudi. Tapi tidak berhasil ditemui.

Akhirnya, setelah mendapat mediasi dari Kantor Kemenag Jakarta Selatan yang diwakili Kasie Wakaf H.M Yunus Hasyim, Madari akhirnya hisa ditemui H.Saiful R Dasuki dari pengurus pusat GP ANSOR. Dalam pertemuan tersebut, Madari pun meminta maaf atas tulisannya di Facebook. Melalui surat bermaterai pada Selasa 26 Juni 2018, dia pun meminta maaf dan tidak bermaksud menghina KH Yahya Staquf.

Dia mengaku hanya bersikap spontan atas peristiwa rencana demontrasi mahasiswa ke PBNU dan Banser yang bersiap menjaga kantor yang terletak di Jalan Kramat Raya tersebut.

Dalam kesempatan itu, dia mengaku bahwa dirinya terprovokasi dengan ramainya informasi yang beredar di sosial media. Selanjutnya, dia berjanji dua hal. Pertama siap menutup akun facebooknya dan jika mengulangi, siap dibawa ke ranah hukum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here